Beberapafaktor yang menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usahanya antara lain (Zimmerer,1996) 1) Tidak kompeten dalam manajerial. Tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha. 2) Kurang berpengalaman, baik dalam kemampuan teknik, mengelola sumber daya manusia dll. 3) Kurang dapat mengendalikan keuangan. Organisasi pariwisata internasional adalah lembaga atau organisasi sebagai wadah yang berfungsi untuk memperlancar kegiatan usaha wisata dan kerja sama antar negara sehingga dapat memahami kepentingan dari masing-masing negara terutama dalam bidang kepariwisataan. Setiap negara yang mengembangkan sektor pariwisata tidak lepas dari negara lain atau dunia internasional sehingga memerlukan suatu organisasi yang dapat berfungsi sebagai kerja sama, penyebaran informasi tentang kepariwisataan yang ada di negara tersebut. Dengan kerja sama antar negara secara bilateral atau multilateral, dapat memperbesar jumlah kunjungan wisatawan dan memperlancar arus wisatawan. Organisasi Kepariwisataan Internasional Beberapa organisasi Kepariwisataan Internasional yang ada, antara lain World Tourism Organisation WTO United Nation World Tourism Organisation UN-WTO merupakan organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB sebagai badan intergovernment yang berkantor pusat di Madrid, Spanyol dan menangani isu-isu kepariwisataan global dan promosi. Tujuan WTO untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, memberikan insentif dan melindungi lingkungan serta warisan budaya suatu destinasi, mempromosikan perdamaian dan saling pengertian antarnegara di dunia. Saat ini anggota WTO hampir seluruh negara yang memiliki daya tarik wisata ditambah lagi dengan affiliatate members yang terdiri dari institusi pendidikan, perusahaan biro perjalanan, hotel, dan penerbangan. World Traveland Tourism Council WTTC World Traveland Tourism Council merupakan koalisi global lebih dari 100 orang topexecutive dari seluruh sektor pariwisata di dunia. Didirikan tahun 1990 di London, WTTC dijalankan oleh 15 anggota eksekutif komite. Tujuan WTTC adalah bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat strategi pengembangan ekonomi dan diprioritaskan kepada penciptaan sumber daya manusia dibidang pariwisata, pengembangan teknologi,pengembangan akses untuk capital resources sumber-sumber keuangan dan tourism demand. International Air Transport Association IATA International Air Transport Association merupakan organisasi seluruh perusahaan penerbangan internasional dengan tujuan utama menyederhanakan dan memperlancar arus orang dan barang dari satu jalur penerbangan ke jalur penerbangan lain di suatu negara. Bertugas menstandarkan tiket, airwaybills dokumen cargo, baggage checks, memeliharastabilitas harga tiket. Misi IATA menjadi perwakilan dan melayani industri penerbangan dunia perusahaan penerbangan, masyarakat, pemerintah, pihak ketiga seperti supplier. IATA berkantor pusat di Montreal, Kanada, dan memiliki eksekutif office di Jenewa, Swiss. International Civil Aviation Organisation ICAO International Civil Aviation Organisation merupakan organisasi pemerintahan untuk mempromosikan penerbangan sipilinternasional terkait dengan masalah keselamatan penerbangan. Federation Aviation Administration FAA Federation Aviation Administration merupakan organisasi yang mengurus keselamatan dan efisiensi penerbangan di bawah naungan departemen transportasi dari negara Amerika Serikat. Fungsi FAA untuk memformulasikan peraturan-peraturan dan supervisi hal-hal yang terkait dengan aspek operasional penerbangan dan airpor, seperti pengendalian lalu lintas udara, keamanan udara, standar penerbangan, perawatan pesawat, fasilitas penerbangan, sertifikasi pesawat, surat izin terbang, dan kelayakan terbang. Pacific Area Travel Association PATA Pacific Area Travel Association merupakan organisasi nonprofit yang didirikan di Hawaii tahun 1951. Bertujuan untuk mengembangkan, mempromosikan dan melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan Pasifik. PATA memiliki anggota dari organisasi yang mencakup pihak pemerintah, penerbangan,akomodasi, travel agents, tour operator dan bisnis lain yang terkait dengan pariwisata. Para anggota bertukar ide tentang promosi, solusi terhadap masalah yang dihadapi para anggota, dan perkembangan pariwisata di kawasan Asia dan Pasifik, kemitraan, pendidikan, penelitian, pengadaan data. European Travel Commission ETC European Travel Commission berdiri sejak 1948 dan berkantor pusat di kota Brussel, Belgia, beraliansi strategis kolaborasi antara 31 badan/kantor/dinas pariwisata negara Eropa National Tourism Organisation.Tujuan organisasi ini untuk mendatangkan wisatawan dari negara lain ke Eropa. Internasional Congress and Convention Association ICCA Internasional Congress ang Convention Association adalah suatu asosiasi profesi yang berskala internasional yang secara khusus menitik beratkan tujuannya kepada pengembangan dan pembinaan pengelola kongres, konvensi dan ekshibisi. ICCA didirikan pada 1964 berkantor pusat di Amsterdam-Belanda. Universal Federation of Travel Agent Association UFTAA Universal Federation of Travel Agent Association adalah organisasi dari Perhimpunan Biro-biro Perjalanan yang dibentuk pada tahun 1966. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan kepada biro-biro perjalanan melalui perhimpunan biro perjalanan serta memberikan bantuan moral, material, keahlian dan teknik yang diperlukan agar biro perjalanan dapat memperoleh kedudukan yang layak di kalangan industry pariwisata dunia. Selain itu ada organisasi kepariwisataan tingkat regional yang terdiri dari beberapa negara yang ada di wilayah tertentu seperti Asean Tourism Association ASEANTA, Asian Association of Conservation and Visitors Bureans AACVB, ASEAN Permanent Committee on Tourism ASEAN PCT, ASEAN Hotel and Restaurant Association AHRA, Indonesia Malaysia and Thailand Growth Triangle IMT-GT, Indonesia Malaysia Singapore Growth Triangle IMS-GT, Brunei Indonesia Malaysia and the Philippines East ASEAN Growth Area BIMP-EAGE dan lain sebagainya. Organisasi Pariwisata Internasional โ€“ Kanal Wisata Indonesia

SemangatPengakuan dan Realitas di Lapangan: Institusionalisasi dan Praktik Agama Kaharingan dalam Transformasi Ekonomi Pedesaan Dayak Kalimantan. by Nindyo Budi Kumoro. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Kewargaan Multikultural dan Cultural Politics dalam Pengelolaan Kampung Kumuh.

Uploaded byMeyka Shandira 0% found this document useful 0 votes37 views11 pagesOriginal ยฉ All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes37 views11 pagesKepar Tugas KD 36Original Title byMeyka Shandira Full descriptionJump to Page You are on page 1of 11Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

BukuISIS dan Wahabisme Saudi Arabia. by Aji Kusuma. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Menyingkap Mitos Wahhabi - Haneef James Oliver. by meta tyas. Download Free PDF Download PDF Download Free PDF View PDF. Menyingkap Mitos Wahhabi. by Dani Prayitno.

Pengertian Kepariwisataan Tourism Materi Pariwisata - Pengertian kepariwisataan menurut saya adalah segala sesuatu yang terkait dengan kegiatan pariwisata beserta dampaknya yang terjadi karena adanya kontak/interaksi antara pelaku perjalanan wisata dengan daya tarik wisata, sarana penunjang wisata, dan infrastruktur/prasarana yang disediakan oleh masyarakat, swasta, dan pemerintah, dimulai dari tempat tinggal, pada saat di perjalanan, di tempat tujuan, sampai kembali lagi ke tempat tinggalnya. Pada intinya kepariwisataan adalah suatu gejala yang terjadi karena diakibatkan oleh pergerakan manusia dari tempat tinggalnya untuk melakukan suatu kegiatan wisata baik liburan atau bisnis sampai ia kembali ke tempat tinggalnya semula. Gejala tersebut membentuk suatu sistem yang kompleks yang didalamnya terdapat komponen-komponen serta elemen-elemen yang saling terkait seperti tempat tinggal, tempat tujuan, perjalanan, sarana/prasarana, dll., dan sistem tersebut biasanya disebut dengan sistem kepariwisataan tourism system. Organisasi Kepariwisataan Untuk melakukan ssistem usaha yang berhasil perlu mengetahui struktur organisasi dari sistem tersebut. Sistem paariwisata beroperasi dalam 3 tingkat. Secara Internasional, nasional, dan secara Regional. Tingkat Internasional 1. WTO World Tourissm Organization Satu โ€“ satunya organisasi yang memiliki suara โ€“ suara pemerintah untuk kepariwisataan adalah WTO, yang berpusat di Madrid, dibentuk pada tahun 1975 dari International Union Of Official Travel Organizations IUOTO.WTO adalah badan pariwisata yang resmi dari United Nattons yang tujuannya adalah untuk memepromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberi perhatian kepada negara โ€“ nagara berkembang. WTO mengumpulkan informasi dan menerbitkan publikasi โ€“ publikasi seperti majalah kecendrungan pariwisata dunia sekarang, pendekatan โ€“ pendekatan pemasaran dan perlindungan bagi sumber alam dan kebudayaan. 2. ICAO International Civil Aviation Organisation Dibentuk tahun 1944. ICAO terbentuk dari wakil โ€“ wakil delapan negara. Tugas utama dari ICAO adalah mempromosikan penerbangan sssipil seluruh dunia. Untuk mencapai hal ini standar dan praktek Internasioal mengenai penerbangan angkutan udara telah dilaksanakan. 3. UFTAA Universal Federtion of Travel Agentโ€™s Assoociation UFTAA didirikan tahun 1966 dari penggabungan IFTAA International federation of Travel Agencies dengan UOTAA Universal Organization of Travel Agentโ€™s Association. UFTAA merupakan satu โ€“ satunya federasi asosiasi travel agen secara umum yang mewakili travel agent seluruh UFTAAAdapun tujuan UFTAA antar alain Menyatukan dan menguatkan asosiasi dan organisasi travel agent. Bertindak sebagai wakil tunggal dari profesi travel agent pada tingkat internasional dan dunia. Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum dan lingkungan sosial bagi profesi travel agent. Memmungkinkan profesi untuk mennngambil tempat yang didijinkan pada perekonomian perdagangan wisatawan. Mewakili keinginan โ€“ keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi โ€“ asosiasi internasional. Mengembangkan dan menganjurkan tehnik โ€“ tehnik yang profesional Mengadakan survey โ€“ survey hukum, ekonomi, dan sosial dan bekerjasama dalam training bagi para pelaksana dan karyawan travel agent. Bekerjasama dalam persiapan konvensi โ€“ konvensi dan perjanjian โ€“ perjanjian Internasional. Mengatur konnnnnnngres dunia setiap tahun yang terbuka bagi semua wakil perusahaan travel agent. 4. IATA International air Transport Association IATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal sedunia. Anggota โ€“ naggota IATA membawahi kebanyakan muata lalu โ€“ lintas udara dunia terjadwal di bawah bendera hampir semua IATA Untuk mengadakan transsport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat dunia. Untuk membantu niaga penerbangan udara dan mengetahui maslah โ€“ masalah yang dihadapi. Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaaan โ€“ perusahaan transport udara. Bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization ICAO dan organisasi internasional lainnya. Sejarah dan OrganisasiIATA didirikan tahun 1945 untuk memecahkan masalah yang terjadi karena perluasan yang cepat dalam pelayanan udara sipil pada perang dunia II. Sebagai suatu organisasi, IATA adalah suakrela, non eksklusif, dan non politik dan demokratos. Keanggotaannya terbuka bagi setiap perusahaan yang beroperasi dan sudah diijinkan menyediakan pelayanan udara terjadwal oleh anggota pemerintah ICAO sehingga ada dua katagori keanggotaan. Anggota aktif yang mengoperasikan rute Internasional, dan anggota asosiasi yang hanya melayani penerbangan domestik. 5. IHA International Hotel Association IHA mempunyai kantor pusat di Paris, Prancis, yang bertujuan untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari eluruh dunia, dan berusaha untuk memcahkan masalah โ€“ masalah kepariwisataan Internasional dan ikut memabntu memecahkan masalah โ€“ masalah yang timbul antara industri agen perjalanan dan perhotelan. 6. WATA World Assosiation Of Travel Agents WATA berkantor pusat di Jenewa, Swiss dan memiliki status hukum menurut Undang โ€“ Undang negara Swiss. Tugas utama WATA adalah untuk memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi โ€“ segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. WATA memusatkan dan menyiapkan dokumen yang luasa bagi anggota โ€“ anggotanya, dokumen yang meliputi berbagai masalah dan publikasi kepariwisataan di seluruh dunia. 7. IASET International Assosiation of Scientific Experts in Tourism Organisasi ini berkedudukan di Berne, Swiss. Keputusan untuk mendirikan organisasi Internasional yang hendak mengumpulkan orang โ€“ orang yag berkecimpung dalam ilmu kepariwisataan telah diambil pada tahun 1946 oleh suatu grup ahli dalam bidang ini, yang mengadakan pertemuan mereka di Lungano atas inisiatif sekelompok cendekiawan utama IASET adalah untuk menndorong pekerjaan โ€“ pekerjaan dari anggotanya, memajukan kegiatan โ€“ kegiatan lembaga โ€“ lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan dan menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerajasama dengan pusat โ€“ pusat riset khusu lainnya. Untuk mencapai tugas ini IASET sejak tahun 1951 menyelenggarakan kongres tahunan yang ditujukan khusus untuk mendiskusikan masalah โ€“ masalah besar yang bersifat ilmiah yang timbul dalam pertumbuhan pariwisata modern ini. 8. PATA Pacific Asia Travel Association PATA berkedudukan di San Francisco, Californiaa, AS. Organisasi ini didirikan tahun 1952 di kota Honolulu, Hawai yang bertujuan untuk mempromosikan daerah โ€“ daerah di kawasan Asia Pasifik. Keanggotaan PATA terdiri dari wakil โ€“ eakil pemerintah dan perusahaan โ€“ perusahaan angkutan Internasional atau regional, agen โ€“ agen perjalanan dan industri prhotelan dan organisasi dalam dunia kepariwisataan. Indonesia menjadi anggota PATA pada tahun 1957, sejak itu Indonesia sudah dua kali menjadi tuan rumah kofrensi tahunan tujuannya untuk mengembangkan, memajukan, dan memberikan fasilitas โ€“ fasilitas kepariwisataan kepariwisataan di seluruh wilayah Asia Pasifik, PATA juga aktif dalam mengembangkan penelitian dan peninjauan kepariwisataan untuk wilayah ini. 9. South East Asia Promotion Centre for Trade Investment and Tourism SEA center Organisasi ini berkantor di Tokyo, Jepang. Tujuan organisasi ini adalah untuk membantu pembangunan ekonomi Asia Tenggara dengan jalan memajukan usaha โ€“ usaha ekspor dari daerah tersebut, mendorong penanaman modal di daerah itu, dan meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia daripada keanggotaan dalam organisasi ii terletak di bidang โ€“ bidang promosi dan pemasaran, riset, pendidikan dan latihan penulisan karya โ€“ karya ilmiah, penyelenggaraan berbagai seminart dan simposium dan tukar menukar data dan dasarnya oraganisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun Internasional. Tingkat Nasional Di Indonesia umumnya dijumpai dua bentuk organisasi kepariwisataan yaitu government tourist office, dan private tourist tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang dibentuk oleh pemerinmtah sebagai suatu bidang yang diberi tanggungjawab mengenai pengembangan dan pembinaan kepariwisataan pada umumnya baik di tingkat asional, regional, maupun lokal. Seperti di Indonesia misalnya, secara nasional kepariwisataan berada di bawah Kantor Wilayah Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi dan Dinas Pariwisata Daerah Tingkat Tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang merupakan asosiasi dari macam โ€“ macam kelompok perusahaan industri pariwaisata yang fungi dan kedudukannya merupakan rekanan bagi government tourist office. Di Indonesia organisasi seacam ini misalnya Perhimpunan Hotel dan RestoraN Indonesia PHRI, Association of Indonesian Travel Agent ASITA, Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI dan lain sebagainya. Organisasi โ€“ organisasi yang termasuk dalam Govermet Tourist Office adalah Direktorat Jendral Pariwisata, Deparnas, Baparnas, Deparpostel, dan Direktorat Jendral PariwisataBerdasarkan surat keputusan Menteri Perhubungan No. tanggal 2 September 1975, tugas pokok Direktorat jendral Pariwisata diatur sebgai berikut Dirjen Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas poko departemen perhubungan di bidang kepariwisataan berdasarkan kebiijkasanaan yang ditetapkan. Sekretaris Dirjen Pariwisata memiliki tugas memberi pelayanan teknis dan administratif bagi seluruh satuan oraganisasi dalam lingkungan Dirjen Pariwisata dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Dirje Pariwisata. Direktorat Bina Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok Dirjen Pariwista di bidang pemasaran wisata, berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Pariwisata. Direktorat bina pelayanan wisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas pokok Dirjen Pariwisata di bidang pelayanan wisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Pariwisata. Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata, mempunyai tugas membina dan mengkoordinasikan semua unit pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pariwisata di lingkungan departemen sesuai dengan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala bagian. Pusat penelitian dan pengembangan pariwisata mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan semua unit penelitian dan pengembangan pariwisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala bagian penelitian dan pengembangan pariwisata. 2. DEPARNAS Dewan Pertimbangan kepariwisataan NasionalDewan ini membantu presiden dalam menetapkan kebijaksanaan umum di bidang pengembangan kepariwisataan nasional. Dewan ini diketuai oleh menteri negara EKUIN dan anggotanya terdiri dari 12 menteri ditambah Gubernur Bank Sentral serta Ketua BAPPARNAS Badan Pengembangan Pariwisata nasionalBadan ini dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 tahun 1969 yang merupakan Badan Konsultatatif yang membantu menteri Pariwisata Pos dan telekomunikasi di bidang โ€“ anggotanya terdiri dari para direktur jendral yang erat hubngannya dengan bidang kepariwisataan para ketua himpunan yang mewakili industri pariwisata para ahli yang dipandang perlu Adapun tugas โ€“ tugasnya adalah Mengajukan Usul dan memberikan saran atas keijaksanaan pengembangan pariwisata nasional. Mengajukan usul dan memberikan saran tentang langkah โ€“ langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan yang telah ditetapkan. Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah โ€“ langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan di masing- masing bidang. Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah โ€“ langkah kebiujaksanaan yang menyangkut kebijaksanaan di masing โ€“ masing bidang tertentu. Memberi penilaian tentang buah pikiran mengenai hal โ€“ hal yang menyangkut pengembangan pariwisata nasional. 4. Deparpostel Departemen Pariwisata Pos dan TelekomunikasiDeparpostel bertugas melaksanakan tugas pokok dan fungsi departemen di propinsi yang bersangkutan antara lain mengumpulkan dan mengolah data dan menyusun rencana dan program kepariwisataan, pos, dan telekomunikasi. Melaksanakan pembinaan usaha kepariwisataan di bidang pemasaran wisata dan pelayan wisata Melaksankan pembinaan usaha pos, dan telekomunikasi di bidang pengendalian frekwensi dan pelayanan, pos, dan telekomunikasi. Memberikan pelayan administratif kepada semua satuan organisasi di lingkungan kantor wilayah Departemen Pos dan telekomunikasi. 5. Diparda Dinas Pariwisata DaerahDinas Pariwisata Daerah dipimpin oleh seorang kepala dinas dalam melaksanakan urusan rumah tangga daernya dalam bidang kepariwisataan yang menyangkut; urusan objek wisata, urusan pramuwisata, urusan losmen, penginapan remaja, pondok wisata, perkemahan, rumah makan, bar kawasan wisata, rekreasi, dan hiburan umum serta promosi menyelenggarakan tugasnya Diparda memiliki fungsi merumuskan kebijaksanaan teknik, pemberian bimbingan, pembinan dan perijinan dengan dasar kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Gubernus kepala daerah. Melaksankan tugas pokok sesuai denganperaturan perundang โ€“ undangan yang berlaku. Mengumpulkan data, pengadaan penelitian, dan penganalisaan data sebagai bagian perencanaan pengembangan kepariwisataan di daerah. Organisasi pariwisata yang termasuk private tourist office adalah 1. ASITA association of the Indonesian Tour & Travel AgenciesASITA adalah organisasi yang menjadi wadah bagi pengusaha perusahaan perjalanan Indonesia, dalam bahasa Indonesia bernama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia. Organisasi ini didirikan di Jakarta tahun 1971 dan memiliki beberapa tujuan yaitu berusaha memajukan dan melindungi kepentingan industri kepariwisataan nasional dan kepentingan para anggota. Meni gkatkan citra PARIWISATA Indonesia dengan memberikan kepuasan, rasa aman,adanya kepastian perlindungan dan jaminan kepentingan tanpa mengorbankan kepentingan sesama anggota. Menuskseskan program pembangunan nasional melalui sektor kepariwisataan sesuai dengan garis โ€“ garis besar haluan negara dan rencana pembangunan nasional. 2. PUTRI Perhimpunan Usaha Taman rekreasi IndonesiaPerhimpunan Objek wisata Indonesiaaa atau lebih sering dikenal dengan PUTRI didirkan tanggal 10 November 1977. Adapun maksud didrikan PUTRI ini adalah sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan mengabdi profesi dalam usaha mengelola dan penegmbangan budaya serta lingkungan alam dan kesejahteraan beberapa tujuan organisasi PUTRI yaitu membina dan mengembangkan objek wisata dalam rangka mengembangkan pariwisata nusantara dan mancanegara. Menanamkan dan memupuk rasa cinta tanah air melalui penyaajian objek wisata dalam usaha ikut berperan membentuk manusia Indonesia seutuhnya. Membina dan meningkatkan kemampuan mengelola objek โ€“ objek wisata dalam rangka meningkatkan pelayanan. 3. HPI Himpunan Pramuwisata IndonesiaHPI adalah organisasi profesional non politik dan mandiri yang merupakan waah persatuan dan kesatuan pribadi yang profesinya adalah bertugas secara aktif menggalakkan dan melaksanakan pembangunan pariwisata secara teratur, tertib dan berkesinambungan,meumpuk dan menigkatkan semangat serta kesadaran nasional sebagai warganegara RI serta memiliki tanggungjawab asosiasi terhadap lingkungan dan enigkatkan PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran IndoensiaKegiatan organisasi ini adalah membantu para anggota dengan cara memberikan perlindungan, masukan, bimbingan dan konsultasi serta pendidikan untuk meningkatkan mutu hotel/akomodasi, restoran, dan jasa boga,s esama anggota mengkoordinasikan dan meningkatkan kerjasama atar anggota dan organisasi lain di bidang kepariwisataan baik di dalam maupun di luar negeri, melakukan kegiatan penelitian perencanaan dan penegmbangan, melakukan promosi untuk meningkatkan kepariwisataan dalam dan luar negeri. , Demikian Penjelasan Tentang Pengertian Kepariwisataan Tourism Beserta Organisasi Kepariwisataan Tingkat Internasional, Nasional, dan Regional.. Semoga Bermanfaat dan Jangan Lupa Selalu Kunjungi Untuk Mendapatkan Materi Lainnya.
Bagikalian yang ingin membuka usaha di bidang usaha, di bab ini telah dibahas sumber daya apa saja yang berpotensi dikembangkannya udaha pariwisata yaa. Nahh, memasuki bab akhir di semester gasal kita telah mempelajari BAB V yaitu jenis dan ruang lingkup karir pada industri paiwisata. Sekaraaang, masuk di BAB VI yaitu Organisasi Kepariwisataan.

- Dalam menjalankan tugasnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB dibantu oleh berbagai badan khusus atau organisasi internasional otonom seperti FAO, ICAO, IAEA, dan IFAD. Berbagai organisasi tersebut dibentuk oleh organ utama PBB. Dilansir dari laman United Nations, badan-badan khusus PBB adalah organisasi internasional otonom yang bekerja dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Semuanya dibawa ke dalam hubungan PBB melalui kesepakatan yang dirundingkan. Beberapa organisasi naungan PBB bahkan telah dibuat sebelum Perang Dunia I berkecamuk. Sebagian organisasi juga dibuat ketika Liga Bangsa-Bangsa berdiri. Sementara organisasi lainnya hampir bersamaan dengan pembentukan PBB dan mengikuti kebutuhan yang muncul kemudian. Organisasi-Organisasi Khusus PBB dan Tugasnya Hingga saat ini, PBB memiliki dan menaungi 15 jenis organisasi khusus yang memiliki tugas menangani isu-isu tertentu. Dikutip dari modul Sejarah Pemikiran dalam Piagam PBB dan Proklamasi Kemerdekaan oleh Kemendikbud 20208-9, adapun daftar 15 organisasi khusus PBB dan tugasnya sebagai berikut 1. Food and Agriculture Organization FAOFAO merupakan organisasi sektor pangan dan pertanian. FAO secara sederhana memiliki tugas meningkatkan standar gizi penduduk dunia. Markas besar FAO terletak di ibukota Italia, Roma. FAO juga memiliki fungsi lain, yakni sebagai forum untuk merundingkan kesepakatan antar-negara berkembang dan maju terkait sumber pengetahuan teknis dan informasi untuk membantu pembangunan. 2. International Civil Aviation Organization ICAOICAO memiliki tugas utama, yaitu mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terencana dan aman. ICAO memiliki kantor pusat di Ibukota Kanada, Montreal. ICAO juga mempunyai tugas lain seperti membantu 192 negara anggotanya berbagi langit dunia untuk keuntungan sosial-ekonomi mereka. 3. International Atomic Energy Agency IAEAIAEA merupakan organisasi pusat kerja sama dunia yang mengembangkan nuklir untuk tujuan damai. Markas besar IAEA terletak di Wina, Austria. IAEA juga memiliki tugas lain seperti bekerja sama dengan negara-negara anggota dan berbagai mitra untuk mempromosikan penggunaan teknologi nuklir yang aman, terjamin, serta damai. 4. Internastional Fund for Agricultural Development IFADIFAD merupakan organisasi yang bertugas menyediakan pendanaan dan menggerakan sumber-sumber pertanian untuk meningkatkan produktivitas agrikultural dan mutu gizi lebih baik. Markas besar organisasi IFAD berada di Roma, Italia. 5. Internasional Labour Organization ILOILO merupakan organisasi yang mengusahakan keadilan sosial ekonomi dan meningkatkan taraf hidup pekerja buruh. Markas besar ILO terletak di Jenewa, Swiss. Adapun beberapa hak buruk yang diperjuangkan seperti merumuskan standar internasional tentang kebebasan berserikat, perundingan bersama, penghapusan kerja paksa, dan kesetaraan kesempatan dan perlakuan. 6. International Maritime Organization IMOIMO merupakan organisasi yang mempromosikan kerja sama antar pemerintah dan antar industri pelayaran untuk meningkatkan keselamatan maritim dan mencegah polusi air laut. Markas besar IMO terletak di London, Inggris Raya. Beberapa hal yang telah diciptakan oleh IMO meliputi kerangka peraturan pelayaran yang komprehensif, menangani masalah keselamatan dan lingkungan, masalah hukum, kerja sama teknis, keamanan, dan efisiensi. 7. International Monetary Fund IMFIMF merupakan organisasi yang bertugas meningkatkan kerja sama moneter, mengatur sistem finansial global, dan menyediakan pinjaman kepada Negara anggotanya yang mengalami masalah keseimbangan keuangan negara. Markas besar IMF terletak di Washington DC, Amerika Serikat. Hingga saat ini, pinjaman IMF kepada 74 negara telah mencapai sekitar 28 miliar dolar AS. 8. International Telecommunication Union ITUITU merupakan organisasi yang melakukan standarisasi dan pengalokasi spektrum radio serta memajukan kerja sama internasional dalam penggunaan alat telekomunikasi. Markas besar ITU berada di Jenewa, Swiss. ITU melalui pekerjaannya juga berusaha melindungi dan mendukung hak dasar setiap organisasi berkomunikasi. 9. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization UNESCOUNESCO merupakan organisasi yang membina kerja sama Internasional di bidang ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan. Markas besar UNESCO terletak di Paris, Prancis. Beberapa fokus UNESCO, yakni mulai dari pelatihan guru sampai membantu meningkatkan pendidikan di seluruh dunia hingga melindungi situs sejarah dan budaya penting di seluruh dunia. 10. United Nations Industrial Development Organization UNIDOUNIDO merupakan organisasi yang mempercepat perkembangan Industrial di Negara-negara berkembang dan mempromosikan kerja sama industrial internasional. Markas Besar Wina berada di Wina, Austria. 11. Universal Postal Union UPUUPU merupakan organisasi yang bertugas mengkoordinasikan kebijakan Pos antar negara anggota. Kantor pusat UPU terletak di Bern, Swiss. UPU juga memiliki tugas lain, yakni membantu memastikan jaringan produk dan layanan terkini yang benar-benar universal. 12. World Health Organization WHOWHO merupakan organisasi yang bertugas meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dunia. Markas besar WHO berada di Jenewa, Swiss. Tujuan dari pembentukan WHO adalah tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin oleh semua orang. 13. World Intellectual Property Organization WIPOWIPO merupakan organisasi yang mendorong kreativitas dan memperkenalkan perlindungan hak atas kekayaan Intelektual Hak Cipta ke seluruh dunia. Markas besar WIPO terletak di Jenewa, Swiss. Saat ini, WIPO telah melindungi kekayaan intelektual di seluruh dunia melalui 23 perjanjian internasional. 14. World Meteorological Organization WMOWMO merupakan organisasi yang mengurusi masalah Meteorologi Iklim dan cuaca, Hidrologi dan Geofisika. Markas besar WMO terletak di Jenewa, Swiss. Beberapa tugas WMO meliputi beberapa hal seperti memfasilitasi pertukaran internasional gratis data dan informasi meteorologi serta kemajuan penggunaannya dalam sektor seperti penerbangan, pengiriman, keamanan, dan pertanian. 15. World Tourism Organization UNWTOUNWTO merupakan organisasi yang menangani isu-isu kepariwisataan dan membuat peringkat pariwisata dunia. Markas besar UNWTO terletak di Madrid, Spanyol. UNWTO memiliki beberapa tanggung jawab seperti mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan dapat diakses secara juga Pengertian IMF Sejarah, Tugas, Negara Anggota, Hubungan PBB Tugas International Labour Organization ILO, Organisasi Buruh PBB Tugas Food and Agriculture Organization FAO Organisasi Khusus PBB - Pendidikan Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Alexander Haryanto

Sebutkandan jelaskan organisasi organisasi yang ada pada masa pendudukan jepang. Sebutkan dan jelaskan organisasi organisasi yang ada pada masa pendudukan jepang. Question from @elsaa1992 - Sejarah. Search. Articles daerah yang berada di bawah kekuasaan kerajaan majapahit meliputi sumatra jawa Kalimantan Sulawesi nusa tenggara maluku

Organisasi Kepariwisataan Internasional Organisasi kepariwisataan adalah perhimpunan badan usaha atau perorangan yang bergerak dalam industri pariwisata yang brtujuan menyamakan visi, misi, dan kegiatannya untuk kemajuan organisasi dan usaha dalam lingkup internasional, nasional, dan regional. Organisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun internasional. Tujuan dibentuknya organisasi pariwisata adalah untuk untuk memajukan industri pariwisata. 1. Organisasi-organisasi Pariwisata Dunia a. World Tourism Organization WTO WTO UNWTO bertempat di Madrid dibentuk pada tahun 1975. Tujuan UNWTO a. Untuk mempromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberikan perhatian kepada negara-negara berkembang b. Mengupulkan informasi dan menerbitkan publikasi-publikasi b. Internasional Civil Aviation Organization ICAO ICAO berpusat di Montreal,Kanada, dibentuk pada tahun 1944. Tugas utama ICAO adalah mempromosikan penerbangan sipil seluruh dunia. c. Universal Federation of Travel Agentโ€™s Association UFTAA UFTAA didirikan pada tahun 1966, UFTAA merupakan satu-satunya federasi asosiasi travel agent dunia. Tujuan UFTAA รผ Menyatukan dan menguatkan asosiaso dan organisasi travel agent รผ Bertindak sebagai wakil tunggal profesi travel agent pada tingkat internasional dan dunia. รผ Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum, dan lingkungan sosial bagi profesi travel agent. Tugas dan tanggung jawab UFTAA รผ Mewakili keinginan-keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi-asosiasi internasional รผ Mengembangkan dan menganjurkan teknik-teknik yang profesional รผ Bekerjasama dalam persiapan konvensi-konvensi dan perjanjian-perjanjian internasional. d. International air Transport Association IATA IATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal seduania. Didirikan tahun 1945 Tujuan IATA รผ Memajukan transportasi udara dunia รผ Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaan-perusahaan transport udara รผ Mengadakan transport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat dunia. e. International Hotel and Restaurant Association IHRA IHRA pepusat di Paris, Prancis. Tujuannya รผ Untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari seluruh dunia. รผ Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul antara industri agen perjalanan dan perhotelan รผ Untuk memecahkan masalah-masalah kepariwisataaninternasional f. World Assosiation of Travel Agents WATA WATA berpusat di Jenewa Swiss. Tugas utama WATA adalah memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi-segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. g. Internasional Association of Scientific Experts in Tourism IASET Berpusat di Berne, Swiss. Didirikan pada tahun 1946. Tujuan utama IASET adalah รผ Untuk mendorong pekerjaan-pekerjaan dari anggotanya, รผ Memajuakn kegiatan-kegiatan lembaga-lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan. รผ Menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerjasama dengan pusat-pusat riset khusus lainnya. h. Pacific Asia Travel Association PATA Bertempat di San Francisco, California, AS. Didirikan tahun1952. Tujuannya yaitu รผ untuk mempromosikan daerah-daerah di kawasan Asia Pasifik. รผ Untuk mengembangkan, memajukan dan memberikan fasilitas-fasilita kepariwisataan di seluruh Asia Pasifik. i. South East Asia Promotion Centre for Trade Invesment and Tourism SEA Center SEA Center berkantor pusat di Tolyo, Jepang. Tujuaannya yaitu รผ Untuk membantu membangun ekonomi Asia Tenggara dengan memajukan usaha-usah ekspor. รผ Mendorong penanaman modal รผ Meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia Tenggara sumber organisasi kepariwisataan internasional Page 2 A. PENDAHULUANUntuk melakukan ssistem usaha yang berhasil perlu mengetahui struktur organisasi dari sistem tersebut. Sistem paariwisata beroperasi dalam 3 tingkat. Secara Internasional, nasional, dan secara TINGKAT INTERNASIONAL1. WTO World Tourissm OrganizationSatu โ€“ satunya organisasi yang memiliki suara โ€“ suara pemerintah untuk kepariwisataan adalah WTO, yang berpusat di Madrid, dibentuk pada tahun 1975 dari International Union Of Official Travel Organizations IUOTO.WTO adalah badan pariwisata yang resmi dari United Nattons yang tujuannya adalah untuk memepromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberi perhatian kepada negara โ€“ nagara berkembang. WTO mengumpulkan informasi dan menerbitkan publikasi โ€“ publikasi seperti majalah kecendrungan pariwisata dunia sekarang, pendekatan โ€“ pendekatan pemasaran dan perlindungan bagi sumber alam dan ICAO International Civil Aviation OrganisationDibentuk tahun 1944. ICAO terbentuk dari wakil โ€“ wakil delapan negara. Tugas utama dari ICAO adalah mempromosikan penerbangan sssipil seluruh dunia. Untuk mencapai hal ini standar dan praktek Internasioal mengenai penerbangan angkutan udara telah dilaksanakan. 3. UFTAA Universal Federtion of Travel Agentโ€™s AssoociationUFTAA didirikan tahun 1966 dari penggabungan IFTAA International federation of Travel Agencies dengan UOTAA Universal Organization of Travel Agentโ€™s Association. UFTAA merupakan satu โ€“ satunya federasi asosiasi travel agen secara umum yang mewakili travel agent seluruh UFTAAAdapun tujuan UFTAA antar alain - Menyatukan dan menguatkan asosiasi dan organisasi travel Bertindak sebagai wakil tunggal dari profesi travel agent pada tingkat internasional dan Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum dan lingkungan sosial bagi profesi travel Memmungkinkan profesi untuk mennngambil tempat yang didijinkan pada perekonomian perdagangan Yang dilakukan UFTAA- Mewakili keinginan โ€“ keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi โ€“ asosiasi Mengembangkan dan menganjurkan tehnik โ€“ tehnik yang profesional- Mengadakan survey โ€“ survey hukum, ekonomi, dan sosial dan bekerjasama dalam training bagi para pelaksana dan karyawan travel Bekerjasama dalam persiapan konvensi โ€“ konvensi dan perjanjian โ€“ perjanjian Mengatur konnnnnnngres dunia setiap tahun yang terbuka bagi semua wakil perusahaan travel IATA International air Transport AssociationIATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal sedunia. Anggota โ€“ naggota IATA membawahi kebanyakan muata lalu โ€“ lintas udara dunia terjadwal di bawah bendera hampir semua bangsa. Tujuan IATA - Untuk mengadakan transsport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat Untuk membantu niaga penerbangan udara dan mengetahui maslah โ€“ masalah yang Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaaan โ€“ perusahaan transport Bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization ICAO dan organisasi internasional dan Organisasi IATA didirikan tahun 1945 untuk memecahkan masalah yang terjadi karena perluasan yang cepat dalam pelayanan udara sipil pada perang dunia II. Sebagai suatu organisasi, IATA adalah suakrela, non eksklusif, dan non politik dan demokratos. Keanggotaannya terbuka bagi setiap perusahaan yang beroperasi dan sudah diijinkan menyediakan pelayanan udara terjadwal oleh anggota pemerintah ICAO sehingga ada dua katagori keanggotaan. Anggota aktif yang mengoperasikan rute Internasional, dan anggota asosiasi yang hanya melayani penerbangan IHA International Hotel AssociationIHA mempunyai kantor pusat di Paris, Prancis, yang bertujuan untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari eluruh dunia, dan berusaha untuk memcahkan masalah โ€“ masalah kepariwisataan Internasional dan ikut memabntu memecahkan masalah โ€“ masalah yang timbul antara industri agen perjalanan dan WATA World Assosiation Of Travel AgentsWATA berkantor pusat di Jenewa, Swiss dan memiliki status hukum menurut Undang โ€“ Undang negara Swiss. Tugas utama WATA adalah untuk memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi โ€“ segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. WATA memusatkan dan menyiapkan dokumen yang luasa bagi anggota โ€“ anggotanya, dokumen yang meliputi berbagai masalah dan publikasi kepariwisataan di seluruh IASET International Assosiation of Scientific Experts in TourismOrganisasi ini berkedudukan di Berne, Swiss. Keputusan untuk mendirikan organisasi Internasional yang hendak mengumpulkan orang โ€“ orang yag berkecimpung dalam ilmu kepariwisataan telah diambil pada tahun 1946 oleh suatu grup ahli dalam bidang ini, yang mengadakan pertemuan mereka di Lungano atas inisiatif sekelompok cendekiawan Swiss. Tujuan utama IASET adalah untuk menndorong pekerjaan โ€“ pekerjaan dari anggotanya, memajukan kegiatan โ€“ kegiatan lembaga โ€“ lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan dan menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerajasama dengan pusat โ€“ pusat riset khusu lainnya. Untuk mencapai tugas ini IASET sejak tahun 1951 menyelenggarakan kongres tahunan yang ditujukan khusus untuk mendiskusikan masalah โ€“ masalah besar yang bersifat ilmiah yang timbul dalam pertumbuhan pariwisata modern ini. 8. PATA Pacific Asia Travel AssociationPATA berkedudukan di San Francisco, Californiaa, AS. Organisasi ini didirikan tahun 1952 di kota Honolulu, Hawai yang bertujuan untuk mempromosikan daerah โ€“ daerah di kawasan Asia Pasifik. Keanggotaan PATA terdiri dari wakil โ€“ eakil pemerintah dan perusahaan โ€“ perusahaan angkutan Internasional atau regional, agen โ€“ agen perjalanan dan industri prhotelan dan organisasi dalam dunia kepariwisataan. Indonesia menjadi anggota PATA pada tahun 1957, sejak itu Indonesia sudah dua kali menjadi tuan rumah kofrensi tahunan tujuannya untuk mengembangkan, memajukan, dan memberikan fasilitas โ€“ fasilitas kepariwisataan kepariwisataan di seluruh wilayah Asia Pasifik, PATA juga aktif dalam mengembangkan penelitian dan peninjauan kepariwisataan untuk wilayah South East Asia Promotion Centre for Trade Investment and Tourism SEA centerOrganisasi ini berkantor di Tokyo, Jepang. Tujuan organisasi ini adalah untuk membantu pembangunan ekonomi Asia Tenggara dengan jalan memajukan usaha โ€“ usaha ekspor dari daerah tersebut, mendorong penanaman modal di daerah itu, dan meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia daripada keanggotaan dalam organisasi ii terletak di bidang โ€“ bidang promosi dan pemasaran, riset, pendidikan dan latihan penulisan karya โ€“ karya ilmiah, penyelenggaraan berbagai seminart dan simposium dan tukar menukar data dan informasi. Pada dasarnya oraganisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun DI TINGKAT NASIONALDi Indonesia umumnya dijumpai dua bentuk organisasi kepariwisataan yaitu government tourist office, dan private tourist tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang dibentuk oleh pemerinmtah sebagai suatu bidang yang diberi tanggungjawab mengenai pengembangan dan pembinaan kepariwisataan pada umumnya baik di tingkat asional, regional, maupun lokal. Seperti di Indonesia misalnya, secara nasional kepariwisataan berada di bawah Kantor Wilayah Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi dan Dinas Pariwisata Daerah Tingkat Tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang merupakan asosiasi dari macam โ€“ macam kelompok perusahaan industri pariwaisata yang fungi dan kedudukannya merupakan rekanan bagi government tourist office. Di Indonesia organisasi seacam ini misalnya Perhimpunan Hotel dan RestoraN Indonesia PHRI, Association of Indonesian Travel Agent ASITA, Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI dan lain sebagainya. Organisasi โ€“ organisasi yang termasuk dalam Govermet Tourist Office adalah Direktorat Jendral Pariwisata, Deparnas, Baparnas, Deparpostel, dan Diparda. 1. Direktorat Jendral PariwisataBerdasarkan surat keputusan Menteri Perhubungan No. tanggal 2 September 1975, tugas pokok Direktorat jendral Pariwisata diatur sebgai berikuta. Dirjen Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas poko departemen perhubungan di bidang kepariwisataan berdasarkan kebiijkasanaan yang Sekretaris Dirjen Pariwisata memiliki tugas memberi pelayanan teknis dan administratif bagi seluruh satuan oraganisasi dalam lingkungan Dirjen Pariwisata dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Dirje Direktorat Bina Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok Dirjen Pariwista di bidang pemasaran wisata, berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Direktorat bina pelayanan wisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas pokok Dirjen Pariwisata di bidang pelayanan wisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata, mempunyai tugas membina dan mengkoordinasikan semua unit pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pariwisata di lingkungan departemen sesuai dengan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala Pusat penelitian dan pengembangan pariwisata mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan semua unit penelitian dan pengembangan pariwisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala bagian penelitian dan pengembangan DEPARNAS Dewan Pertimbangan kepariwisataan NasionalDewan ini membantu presiden dalam menetapkan kebijaksanaan umum di bidang pengembangan kepariwisataan nasional. Dewan ini diketuai oleh menteri negara EKUIN dan anggotanya terdiri dari 12 menteri ditambah Gubernur Bank Sentral serta Ketua BAPPARNAS Badan Pengembangan Pariwisata nasionalBadan ini dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 tahun 1969 yang merupakan Badan Konsultatatif yang membantu menteri Pariwisata Pos dan telekomunikasi di bidang โ€“ anggotanya terdiri dari- para direktur jendral yang erat hubngannya dengan bidang kepariwisataan- para ketua himpunan yang mewakili industri pariwisata- para ahli yang dipandang perluAdapun tugas โ€“ tugasnya adalaha. Mengajukan Usul dan memberikan saran atas keijaksanaan pengembangan pariwisata Mengajukan usul dan memberikan saran tentang langkah โ€“ langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan yang telah Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah โ€“ langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan di masing- masing Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah โ€“ langkah kebiujaksanaan yang menyangkut kebijaksanaan di masing โ€“ masing bidang Memberi penilaian tentang buah pikiran mengenai hal โ€“ hal yang menyangkut pengembangan pariwisata Deparpostel Departemen Pariwisata Pos dan TelekomunikasiDeparpostel bertugas melaksanakan tugas pokok dan fungsi departemen di propinsi yang bersangkutan antara laina. mengumpulkan dan mengolah data dan menyusun rencana dan program kepariwisataan, pos, dan Melaksanakan pembinaan usaha kepariwisataan di bidang pemasaran wisata dan pelayan wisatac. Melaksankan pembinaan usaha pos, dan telekomunikasi di bidang pengendalian frekwensi dan pelayanan, pos, dan Memberikan pelayan administratif kepada semua satuan organisasi di lingkungan kantor wilayah Departemen Pos dan Diparda Dinas Pariwisata DaerahDinas Pariwisata Daerah dipimpin oleh seorang kepala dinas dalam melaksanakan urusan rumah tangga daernya dalam bidang kepariwisataan yang menyangkut; urusan objek wisata, urusan pramuwisata, urusan losmen, penginapan remaja, pondok wisata, perkemahan, rumah makan, bar kawasan wisata, rekreasi, dan hiburan umum serta promosi menyelenggarakan tugasnya Diparda memiliki fungsia. merumuskan kebijaksanaan teknik, pemberian bimbingan, pembinan dan perijinan dengan dasar kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Gubernus kepala Melaksankan tugas pokok sesuai denganperaturan perundang โ€“ undangan yang Mengumpulkan data, pengadaan penelitian, dan penganalisaan data sebagai bagian perencanaan pengembangan kepariwisataan di pariwisata yang termasuk private tourist office adalah1. ASITA association of the Indonesian Tour & Travel AgenciesASITA adalah organisasi yang menjadi wadah bagi pengusaha perusahaan perjalanan Indonesia, dalam bahasa Indonesia bernama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia. Organisasi ini didirikan di Jakarta tahun 1971 dan memiliki beberapa tujuan yaitua. berusaha memajukan dan melindungi kepentingan industri kepariwisataan nasional dan kepentingan para Meni gkatkan citra PARIWISATA Indonesia dengan memberikan kepuasan, rasa aman,adanya kepastian perlindungan dan jaminan kepentingan tanpa mengorbankan kepentingan sesama Menuskseskan program pembangunan nasional melalui sektor kepariwisataan sesuai dengan garis โ€“ garis besar haluan negara dan rencana pembangunan PUTRI Perhimpunan Usaha Taman rekreasi IndonesiaPerhimpunan Objek wisata Indonesiaaa atau lebih sering dikenal dengan PUTRI didirkan tanggal 10 November 1977. Adapun maksud didrikan PUTRI ini adalah sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan mengabdi profesi dalam usaha mengelola dan penegmbangan budaya serta lingkungan alam dan kesejahteraan beberapa tujuan organisasi PUTRI yaitua. membina dan mengembangkan objek wisata dalam rangka mengembangkan pariwisata nusantara dan Menanamkan dan memupuk rasa cinta tanah air melalui penyaajian objek wisata dalam usaha ikut berperan membentuk manusia Indonesia Membina dan meningkatkan kemampuan mengelola objek โ€“ objek wisata dalam rangka meningkatkan HPI Himpunan Pramuwisata IndonesiaHPI adalah organisasi profesional non politik dan mandiri yang merupakan waah persatuan dan kesatuan pribadi yang profesinya adalah bertugas secara aktif menggalakkan dan melaksanakan pembangunan pariwisata secara teratur, tertib dan berkesinambungan,meumpuk dan menigkatkan semangat serta kesadaran nasional sebagai warganegara RI serta memiliki tanggungjawab asosiasi terhadap lingkungan dan enigkatkan PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran IndoensiaKegiatan organisasi ini adalah membantu para anggota dengan cara memberikan perlindungan, masukan, bimbingan dan konsultasi serta pendidikan untuk meningkatkan mutu hotel/akomodasi, restoran, dan jasa boga,s esama anggota mengkoordinasikan dan meningkatkan kerjasama atar anggota dan organisasi lain di bidang kepariwisataan baik di dalam maupun di luar negeri, melakukan kegiatan penelitian perencanaan dan penegmbangan, melakukan promosi untuk meningkatkan kepariwisataan dalam dan luar negeri. , Page 2
Sedangkanteknologi informasi yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) merupakan istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video.
Organisasi kepariwisataan adalah lembaga atau wadah yang memperlancar operasional usaha wisata, sekaligus menjadi tempat untuk saling berbagi dan menyebarkan informasi yang berkaitan dengan dunia pariwisata. Organisasi ini berfungsi dan berperan sebagai lembaga legislasi, eksekusi dan yudikasi industri pariwisata. Organisasi-organisasi Kepariwisataan Nasional yang ada di Indonesia, antara lain 1. Kementerian Pariwisata Lembaga yang dibentuk oleh pemerintah pusat yang menetapkan kebijakan dan peraturan pemerintah tentang pengembangan pariwisata di Indonesia seperti Sapta pesona Wisata. Berkantor pusat di Jakarta dan dipimpin oleh seorang menteri. 2. Dinas Pariwisata Daerah Diparda Diparda/Disparda merupakan badan pemerintah daerah propinsi/kabupaten yang langsung di bawah komando gubernur, walikota dan bupati untuk mengelola dan mempromosikan pariwisata masing-masing daerah. 3. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI merupakan organisasi perusahaan yang beranggotakan pengusaha hotel, restoran, jasa pangan, jasa boga,dan lembaga pendidikan pariwisata. PHRi merupakan organisasi yang berorientasi pada pembangunan dan peningkatan kepariwisataan, dalam rangka ikut serta melaksanakan pembangunan nasional serta merupakan wadah pemersatu dalam memperjuangkan dan menciptakan iklim usaha yang menyangkut harkat dan martabat pengusaha yang bergerak dalam bidang jasa pariwisata. 4. Association of Indonesian Tour and Travel Agency ASITA Association of Indonesian Tourand Travel Agency ASITA atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia merupakan organisasi nonprofit yang didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 beranggotakan para pengusaha biro perjalanan dan agen perjalanan. ASITA bertujuan membangun citra pariwisata Indonesia, menjadi penengah antara para pengusaha travel dan pihak-pihak lain. 5. Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI semula bernama Himpunan Duta Wisata Indonesia yang didirikan di Palembang pada 1988 merupakan organisasi profesi non politik dan mandiri sebagai wadah tunggal pribadi-pribadi yang memiliki profesi sebagai pramuwisata. HPI merupakan asosiasi tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. 6. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI atau Indonesian Tourism Objects and Attraction Organization yang didirikan pada 10 November 1977 oleh sekelompok pengelola objek wisata di Jakarta. PUTRI merupakan asosiasi yang menghimpun para pengelola obyek dan daya tarik wisata dengan menyandang misi sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan pengabdian profesi dalam upaya membantu pemerintah mengembangkan kepariwisatan. Sejak Munas Ill 1989 PUTRI merupakan nama perhimpunan yang mengkoordinasikan obyek dan daya tarik wisata Indonesia. Dengan demikian, namanya sekarang menjadi Perhimpunan Obyek dan Daya Tarik Wisata Indonesia. 7. Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Gahawistri Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Gahawisri merupakan sebuah organisasi yang mengkhususkan diri pada partisipasi dan mengambil bagian dalam usaha, praktisi langsung dari setiap aspek kegiatan wisata bahari, termasuk dalam penyediaan servis dan sarana, berdedikasi untuk meletakkan posisinya, agar dapat secara langsung bekerjasama dengan setiap institusi pemerintah, masyarakat, akademisi, yang berkaitan dengan pengembangan Wisata Bahari di Indonesia. Potensi umum Wisata Bahari yang dikembangkan di Gahawisri adalaholahraga memancing, olah raga layar yachting, olah raga selam, keindahan pantai, kegiatan pesisir, akomodasi Marina, dermaga atau rumah gudang kapal, penyewaan kapal, pembuatan kapal, selancar air. 8. Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO merupakan suatu wadah organisasi profesi dari kalangan swasta yang bersifat nonpolitik dan mandiri, yang menghimpun perusahaan-perusahaan jasa impresariat Indonesia untuk melakukan kegiatan dan berusaha di bidang impresariat yaitu kegiatan pengurusan penyelenggaraan hiburan dan olahraga yang bersifat eksibisi. 9. Himpunan Penulis Pariwisata HPP Himpunan Penulis Pariwisata HPP merupakan organisasi untuk menghimpun para penulis pariwisata serta meningkatkan kepariwisataan Indonesia. Didirikan pada tanggal 12 Maret 1977 dan berkantor pusat di Jakarta. 10. Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI merupakan wadah bagi pengelola kawasan pariwisata yang pada umumnya mencakup lahan cukup luas dan beragam permasalahnya. Kepemilikan lahan tidak selalu ada pada pemerintah, tetapi juga yang dikuasai oleh masyarakat setempat. 11. Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI merupakan hasil reformasi di bidang pembangunan pariwisata yang diprakarsai oleh forum dialog pariwisata FDP dan dideklarasika pada 21 Juli 1998 dan didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamnya dan berpusat di Jakarta. 12. Hotel Human Resources Managers Association HHRMA Hotel Human Resources Managers Association HHRMA merupakan wadah para manajer HRD dari hotel-hotel berbintang dan apartemen seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyatukan visi dan misi dari berbagai pemimpin Departemen HRD agar dapat saling menukar informasi tentang sumber daya manusia yang andal. Untuk nama organisasi lebih lengkap baik tingkat regional maupun internasional dunia dapat dibaca pada artikel organisasi kepariwisataan internasional Organisasi Pariwisata Nasional dan Internasional Organisasi Kepariwisataan Nasional Indonesia โ€“ Kanal Pengetahuan dan Informasi
Materiyang diberikan pada mata kuliah ini berkaitan dengan konsep dasar pariwisata, pengertian pariwisata, pengertian kepariwisataan, elemen dan unsur pariwisata, tipologi wisatawan, pengetahuan dasar tentang manajemen secara umum, sejarah dan perkembangan hospitality industry, pengertian hotel dan restoran, bagian-bagaian yang ada di hotel
Organisasi pariwisata pada dasarnya merupakan suatu wadah yang berfungsi untuk memperlancar kegiatan usaha wisata. Wadah atau lembaga ini cukup banyak baik itu di tingkat regional, nasional, maupun internasional dengan berbagai macam nama organisasi kepariwisataan. Organisasi pariwisata dapat memiliki beberapa peran baik sebagai lembaga legislasi, eksekusi maupun yudikasi industri pariwisata. Berikut ini beberapa nama organisasi tingkat nasional, regional, dan internasional. Organisasi Pariwisata Nasional Indonesia Association of Indonesian Tour and Travel Agency ASITA ASITA merupakan organisasi nonprofit beranggotakan para pengusaha biro perjalanan dan agen perjalanan yang bertujuan membangun citra pariwisata Indonesia, menjadi penengah antara para pengusaha travel dan pihak-pihak lain. Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO ASPINDO merupakan organisasi profesi dari kalangan swasta yang bersifat nonpolitik dan mandiri, yang menghimpun perusahaan-perusahaan jasa impresariat Indonesia untuk melakukan kegiatan dan berusaha di bidang impresariat yaitu kegiatan pengurusan penyelenggaraan hiburan dan olahraga yang bersifat eksibisi. Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI AKPI merupakan wadah bagi pengelola kawasan pariwisata yang pada umumnya mencakup lahan cukup luas dan beragam permasalahnya. Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Gahawistri Gahawisri merupakan sebuah organisasi yang mengkhususkan diri pada partisipasi dan mengambil bagian dalam usaha, praktisi langsung dari setiap aspek kegiatan dan pengembangan Wisata Bahari di Indonesia. Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI HPI merupakan organisasi profesi non politik dan mandiri sebagai wadah tunggal pribadi-pribadi yang memiliki profesi sebagai pramuwisata. Himpunan Penulis Pariwisata HPP HPP merupakan organisasi untuk menghimpun para penulis pariwisata serta meningkatkan kepariwisataan Indonesia. Hotel Human Resources Managers Association HHRMA HHRMA merupakan wadah para manajer HRD dari hotel-hotel berbintang dan apartemen seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dan misi dari berbagai pemimpin Departemen HRD. Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI MPI merupakan forum dialog pariwisata FDP untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya dan berpusat di Jakarta. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI PUTRI merupakan asosiasi yang menghimpun para pengelola obyek dan daya tarik wisata dengan menyandang misi sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan pengabdian profesi dalam upaya membantu pemerintah mengembangkan kepariwisatan. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI PHRI merupakan organisasi perusahaan yang beranggotakan pengusaha hotel, restoran, jasa pangan, jasa boga,dan lembaga pendidikan pariwisata yang berorientasi pada pembangunan dan peningkatan kepariwisataan. Lembaga Pemerintah Kementerian Pariwisata sebuah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah pusat yang menetapkan kebijakan dan peraturan pemerintah tentang pengembangan pariwisata di Indonesia seperti Sapta pesona Wisata. Dinas Pariwisata Daerah Diparda merupakan badan pemerintah daerah propinsi/kabupaten yang langsung di bawah komando gubernur, walikota dan bupati untuk mengelola dan mempromosikan pariwisata masing-masing daerah. sumber sumber Organisasi Kepariwisataan Indonesia Organisasi Pariwisata Regional Organisasi pariwisata regional adalah organisasi kepariwisataan yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja, seperti Asean, Asia, Eropa, dan lain sebagainya. Tujuan utama untuk mengembangkan, mempromosikan dan melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan tersebut. Antara lin Pacific Area Travel Association PATA wilayah kawasan Asia dan Pasifik. European Travel Commission ETC pariwisata negara Eropa National Tourism Organisation. Asean Tourism Association ASEANTA ASEAN Permanent Committee on Tourism ASEAN PCT ASEAN Hotel and Restaurant Association AHRA Indonesia Malaysia and Thailand Growth Triangle IMT-GT Brunei Indonesia Malaysia and the Philippines East ASEAN Growth Area BIMP-EAGE. Organisasi Pariwisata Internasional European Travel Commission ETC ETC berdiri sejak 1948 dan berkantor pusat di kota Brussel, Belgia, dengan tujuan organisasi untuk mendatangkan wisatawan dari negara lain ke Eropa. Federation Aviation Administration FAA FAA merupakan organisasi yang mengurus keselamatan dan efisiensi penerbangan di bawah naungan departemen transportasi dari negara Amerika Serikat. International Air Transport Association IATA IATA merupakan organisasi seluruh perusahaan penerbangan internasional dengan tujuan utama menyederhanakan dan memperlancar arus orang dan barang dari satu jalur penerbangan ke jalur penerbangan lain di suatu negara. International Civil Aviation Organisation ICAO ICAO merupakan organisasi pemerintahan untuk mempromosikan penerbangan sipilinternasional terkait dengan masalah keselamatan penerbangan. Internasional Congress and Convention Association ICCA ICCA merupakan asosiasi profesi yang berskala internasional yang secara khusus menitik beratkan tujuannya kepada pengembangan dan pembinaan pengelola kongres, konvensi dan ekshibisi. Pacific Area Travel Association PATA PATA merupakan organisasi nonprofit yang bertujuan untuk mengembangkan, mempromosikan dan melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan Pasifik. Universal Federation of Travel Agent Association UFTAA UFTAA merupakan organisasi dari Perhimpunan Biro-biro Perjalanan yang bertujuan untuk memberikan perlindungan, memberikan bantuan moral, material, keahlian dan teknik kepada biro-biro perjalanan agardapat memperoleh kedudukan yang layak di kalangan industri pariwisata dunia. World Tourism Organisation WTO WTO merupakan organisasi priwisata di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB sebagai badan intergovernment dan menangani isu-isu kepariwisataan global dan promosi. World Traveland Tourism Council WTTC WTTC merupakan koalisi global yang bertujuan bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat strategi pengembangan ekonomi dan diprioritaskan kepada penciptaan sumber daya manusia dibidang pariwisata. sumber Organisasi Pariwisata Internasional Organisasi Pariwisata Nasional dan Internasional
sebutkanlima organisasi kepariwisataan Indonesia 1.Kementerian Pariwisata. 2.Dinas Pariwisata Daerah Diparda 3.Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI 4.Association Indonesian Tour and Travel Agency ASITA 5.Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI Penjelasan Maaf kalau salahSemoga membantu Pertanyaan baru WirausahaTolong jelaskan
Jakarta Organisasi internasional merupakan suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat internasional dengan sukarela maupun atas dasar kesamaan, di mana tujuannya untuk menciptakan perdamaian dalam tata hubungan internasional serta tujuan internasional yang memiliki sangkut paut dengan kepentingan berbagai bangsa dan negara. Indonesia Peringkat ke-2 Miliki Bank Berkelanjutan di ASEAN Tenaga Ahli KSP Pemerintah Libatkan Organisasi Keagamaan soal Kehalalan Vaksin Covid-19 Tujuan Organisasi, Jenis, dan Pengertiannya Menurut Ahli Organisasi Internasional sendiri adalah organisasi bukan negara yang memiliki kedudukan sebagai subjek hukum internasional serta memiliki kapasitas dalam membuat perjanjian internasional. Sedangkan tujuan yang bersifat internasional adalah tujuan bersama yang menyangkut kepentingan berbagai bangsa. Ada macam-macam organisasi internasional. Dari macam-macam organisasi internasional tersebut, mungkin beberapa di antaranya sudah tidak asing di telinga. Salah satu dari macam-macam organisasi internasional tersebut seperti PBB dan ASEAN. Berikut ini telah merangkum macam-macam organisasi internasional tersebut, Rabu 30/12/2020.Bendera PBB - Image by Edgar Winkler from Pixabay1. Perserikatan Bangsa-Bangsa United Nations Organization Organisasi ini berdiri pada tanggal 10 Januari 1920 berkat usulan Presiden Amerika Woodrow Wilson. Ada beberapa peristiwa penting yang menjadi cikal bakal kelahiran PBB, seperti Piagam Atlantik Atlantik Charter; Maklumat Bangsa-bangsa Declaration of The United Nations; Maklumat Moskow; Dumbarton Oaks Proposals; Konferensi Yalta; Konferensi San Fransisco. Peringatan hari berdirinya PBB pada 24 Oktober. Indonesia sendiri baru bergabung dengan PBB pada tanggal 28 September 1950, dan sempat keluar dari PBB pada tanggal 7 Januari 1965. Hingga akhirnya masuk kembali pada tanggal 28 September 1966. Tujuan dari PBB untuk a. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. b. Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antarbangsa. c. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan hak asasi manusia. d. Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan-tujuan pendirian PBB. 2. Association of South East Asian Nations ASEAN ASEAN merupakan salah satu dari macam-macam organisasi internasional yang terdiri dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 dan dideklarasikan oleh Indonesia diwakili Adam Malik; Singapura oleh S. Rajaratnam; Malaysia oleh Tun Abdul Razak; Filipina oleh Narciso R. Ramos; dan Thailand oleh Thanat Khoman. Ada dua faktor yang menjadi dasar terbentuknya ASEAN, antara lain Faktor Internal Yaitu ada keinginan untuk bersatu dalam mencapai kepentingan bersama karena adanya perasaan senasib sepenanggungan. Faktor Eksternal Terjadinya perang Vietnam Indo-Cina, dan adanya tindakan RRC yang ingin mendominasi Asia Tenggara. Dibentuknya ASEAN memiliki tujuan seperti a. Percepat pertumbuhan, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara. b. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. c. Meningkatkan kerjasama yang aktif dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi. d. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian. e. Meningkatkan kerjasama dibidang pertanian, industri, perdagangan dan jasa, serta meningkatkan taraf hidup rakyat mereka. f. Memelihara kerjasama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan Organisasi InternasionalIlustrasi bendera Uni Eropa AFP Photo3. Uni Eropa European Union Uni Eropa sendiri merupakan sebuah organisasi antar-pemerintah dan supranasional. Organisasi ini terdiri dari negara-negara di Eropa dan hingga saat ini tercatat telah memiliki 25 negara anggota. Uni Eropa memiliki beberapa kebijakan, antara lain a. Kebijakan Internal Kebijakan ini mencakup pengambilan keputusan yang otonom, harmonisasi, dan kooperasi. b. Kebijakan Eksternal Sedangkan kebijakan ini mencakup penetapan suatu tarif eksternal yang sama serta posisi yang sama dalam perundingan perdagangan internasional, pendanaan program di negara calon anggota Negara Eropa Timur, serta pembentukan pasar tunggal Masyarakat Energi Eropa. Uni Eropa memiliki empat institusi utama yaitu Dewan Uni Eropa, Parlemen Eropa, Pengadilan Eropa, Komisi Eropa. 4. Konferensi Asia-Afrika KAA Konferensi ini adalah momen pertemuan politik pertama kepala Negara di Asia dan Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-25 April 1955. Konferensi ini sendiri dipelopori oleh lima Negara yaitu Indonesia, India, Sri Langka, Myanmar, serta Organisasi Internasional5. Asia Pacific Economic Cooperation APEC APEC adalah organisasi kerjasama negara-negara di kawasan Asia Pasifik khususnya pada bidang ekonomi. APEC berdiri atas gagasan Bob Howke Perdana Menteri Australia dan resmi didirikan pada bulan November 1989 di Canberra, Australia. Adapun tujuan pembentukan APEC, yaitu a. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Asia Pasifik. b. Memperkuat sistem perdagangan multilateral yang terbuka. c. Memberikan fokus kerjasama di bidang ekonomi. 6. Gerakan Non-Blok Gerakan ini dicetuskan lima pemimpin negara, yaitu Yosep Broz Tito Presiden Yugoslavia, Gamal Abdul Nasser Presiden Mesir, Soekarno Presiden Indonesia, Jawaharal Nehru Perdana Menteri India, dan KwanePresiden Ghana. Tujuan dari pendirian Gerakan Non-Blok di antaranya a. Mendukung perjuangan dekolonisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialism, kolonialisme, neokolonialisme, rasialisme, dan zionisme. b. Wadah perjuangan negara yang sedang berkembang. c. Mengurangi ketegangan antar Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet. d. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan Organisasi InternasionalOrganization of Petroleum Exporting Countries atau OPEC sumber OPEC7. Organization of Petroleum Exporting Countries OPEC OPEC merupakan satu dari macam-macam organisasi internasional yang terdiri dari negara pengekspor minyak. OPEC dibentuk ketika harga minyak jatuh dan berimbas pada perusahaan minyak raksasa seperti Shell, British, Petroleum, Texaco, Exxon, Mobil, Socal, dan Gulf. Sebenarnya, tujuan pembentukan OPEC dapat dilihat dari dua sudut, yaitu a. Tujuan Ekonomi Pertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga menguntungkan negara produsen. b. Tujuan Politik Mengatur hubungan dengan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara konsumen. 8. North Atlatic Treaty Organization NATO NATO fokus pada bidang pertahanan negara-negara di Atlantik Utara. Pada tanggal 4 April 1949 negara-negara di kawasan Atlantik Utara menandatangani naskah Perjanjian Atlantik Utara, dan saat itu juga secara resmi NATO telah berdiri. NATO terdiri dari beberapa lembaga, yaitu Nort Atlantic Council, International Secretary, Military Committee, dan hingga saat ini NATO terdiri dari 26 negara. Tujuan pembentukan NATO antara lain a. Untuk menyelesaikan persengketaan secara damai. b. Tidak membenarkan penggunaan kekuatan militer dalam hubungan internasional. c. Meningkatkan kerjasama ekonomi diantara Negara-negara NATO. d. Membela negara anggota dengan prinsip bahwa serangan terhadap satu anggota berarti serangan terhadap seluruh anggota Organisasi InternasionalBendera Liga Arab Wikimedia / Creative Commons9. Liga Arab Liga Arab dibentuk tanggal 22 Maret 1945 tepatnya di Bludon,Syiria. Tujuan pendirian Liga Arab antara lain a. Untuk menjamin kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan negara anggotanya. b. Mempererat hubungan dan persaudaraan antar anggota. c. Meningkatkan kerjasama dalam bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan. d. Melarang penggunaan kekuatan senjata dalam penyelesain sengketa antar anggota. Liga Arab dipimpin seorang Sekretaris Jenderal. Selain Sekretaris Jenderal, terdapat juga organ lainnya yaitu council badan tertinggi dari wakil setiap Negara anggota dan committee menangani bidang-bidang kebudayaan, ekonomi, komunikasi. 10. Organisasi Konferensi Islam OKI OKI sendiri merupakan organisasi antar-pemerintahan negara-negara Islam. OKI didirikan tanggal 18 Rajab 1389 H atau tahun 1969. OKI terbentuk sebagai jawaban terhadap Israel yang sudah menduduki wilayah negara-negara Arab dalam perang Arab-Israel tahun 1967 hingga berakibat dikuasainya Yerussalem oleh Israel. Adapun tujuan didirikannya OKI yaitu a. Majukan solidaritas Islam di antara negara anggota. b. Perkuat kerjasama antar negara anggota dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan bidang lainnya serta mengadakan perundingan. c. Upayakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan pemisahan rasial dan diskriminasi. d. Mengatur usaha melindungi tempat-tempat suci, menyokong perjuangan rakyat Palestina dan membantunya. e. Membentuk suasana harmonis demi meningkatkan kerjasama dan pengertian di antara sesama negara anggota OKI atau negara lainnya. f. Perkuat perjuangan umat Islam dalam melindungi martabat umat, tidak ketergantungan, dan mendukung hak setiap negara Islam.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Sertifikasi itu adalah bentuk pengakuan. Dengan memiliki sertifikat berstandar Kompetensi ASEAN sesuai MRA-TP berarti sduah diakui bahwa dia punya kemampuan yang bisa digunakan untuk mencari kerja dimananpun, baik di negara-negara ASEAN maupun di belahan dunia lain," terang I Gusti Putu Laksaguna selaku ketua Association Tourism Professional Monitoring Committee (ATPMC) saat jumpa pers
PENGERTIAN ORGANISASI KEPARIWISATAANOrganisasi kepariwisataan adalah suatu badan yang langsung bertanggungjawab terhadap perumusan dan pelaksana kebijakan kepariwisataan dalam ruanglingkup nasional maupun internasional , yang secara langsung melakukanpengawasan dan memberi arahan dalam pengembangan pariwisata ada tiga faktor yang menentukan berhasilnya pengembanganpariwisata sebagai suatu industri. Ketiga faktor tersebut adalah ๏ฎPertama Tersediayan objek dan aktrasi wisata, yaitu segala sesuatuyang menjadi daya tarik bagi orang untuk mengunjungi suatu daerahtujuan.๏ฎKedua Adanya fasilitas accessibility, yaitu Prasarana dan saranaperhubungandengan segala fasilitas, sehingga memungkinkan parawisatawan mengunjungi suatu daerah tujuan.๏ฎKetiga Tersedianya fasilitas amenities,yaitu saranakepariwisataan yang dapat memberikan pelayanan pada wisatawanselama dalam perjalanan wisata ayang faktor ini merupakan syarat yang harus ada bila akan menjadikan sutupariwisata sebagai industry. Namun agar segala sesuatunya dapat berjalandengan lancer, sesui dengan harapan atau tujuan maka dalam pengembanganpariwisata di perlukan suatu badan atau organisasi yang bertanggung jawabuntuk mengelolanya. Pada dasarnya organisasi Kepariwisataan adalah suatubadan yang langsung bertanggung jawab terhadap perumusan dan pelakasanaankebijaksanaan keperiwisataan. Oleh klarena itu sesungguhnya organisasikepariwisataan merupakan alat pengawasan juga memberi arah dalampengembangan umumnya ada 2 bentuk organisasi kepariwisataan, yaitu 1. Government Tourist Office adalah Organisasi kepariwisataan yang dibentukoleh pemerintah, sebgai suatu badan yang diberi tanggung jawab mengenaipengembangan dan pembinaan keppariwisataan pada umumnya, baik padatingkat nasional , regional ,maupun local. Seperti halnya di Indonesiacontohnya yaitu secara nasional kepariwisataan berada dibawah Direktorat Jenderal Pariwisata . Di tingkat Propinsi berada di bawah Dinas PariwisataDaerah DIPARDA atau Kantor Wilayah Pariwisata dan Dinas PariwisataDaerah DIPARDA Tingkat II.2. Private Tourist Office adalah organisasi kepariwisataan yang merupakanaosiasi-asosiasi macam-macam kelompok perusahaan yang merupakan patnerrekanan bagi Government Tourist Office . Di Indonesia contohnya Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia PHRI , Assoiation of IndonesiaTravel Agent ASITA , Indonesian National Assotiation of Civil AviationINACA ,atau Indonesian National Shiiping Assoiation INSA , dan lain โ€“ lainHampir kebanyakan Negara didunia mempunyai suatu OrganisasiKepariwisataan Nasional , namum status wewenang dan tangung jawabberbeda-beda tergantung dari politik,yang dianut dan corak perekonomianNegara yang bersangkutan. Tercatat 101 anggota WTO World TourismOrganization yang ada ternyata hanya 4 organisasi kepariwisataan nasionalyang mempunyai status Non Govermental Austria, Republik Federasi Jerman, End of preview. Want to read all 16 pages? Organisasi pariwisata pada dasarnya merupakan suatu wadah yang berfungsi untuk memperlancar kegiatan usaha wisata. Wadah atau lembaga ini cukup banyak baik itu di tingkat regional, nasional, maupun internasional dengan berbagai macam nama organisasi kepariwisataan. Nama Organisasi Pariwisata Organisasi pariwisata dapat memiliki beberapa peran baik sebagai lembaga legislasi, eksekusi maupun yudikasi industri pariwisata. Berikut ini beberapa nama organisasi tingkat nasional, regional, dan internasional. Organisasi Pariwisata Nasional Indonesia Association of Indonesian Tour and Travel Agency ASITA ASITA merupakan organisasi nonprofit beranggotakan para pengusaha biro perjalanan dan agen perjalanan yang bertujuan membangun citra pariwisata Indonesia, menjadi penengah antara para pengusaha travel dan pihak-pihak lain. Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO ASPINDO merupakan organisasi profesi dari kalangan swasta yang bersifat nonpolitik dan mandiri, yang menghimpun perusahaan-perusahaan jasa impresariat Indonesia untuk melakukan kegiatan dan berusaha di bidang impresariat yaitu kegiatan pengurusan penyelenggaraan hiburan dan olahraga yang bersifat eksibisi. Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI AKPI merupakan wadah bagi pengelola kawasan pariwisata yang pada umumnya mencakup lahan cukup luas dan beragam permasalahnya. Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Gahawistri Gahawisri merupakan sebuah organisasi yang mengkhususkan diri pada partisipasi dan mengambil bagian dalam usaha, praktisi langsung dari setiap aspek kegiatan dan pengembangan Wisata Bahari di Indonesia. Info Wisatasiana lainnya Jenis dan Pengertian Akomodasi Pariwisata Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI HPI merupakan organisasi profesi non politik dan mandiri sebagai wadah tunggal pribadi-pribadi yang memiliki profesi sebagai pramuwisata. Himpunan Penulis Pariwisata HPP HPP merupakan organisasi untuk menghimpun para penulis pariwisata serta meningkatkan kepariwisataan Indonesia. Hotel Human Resources Managers Association HHRMA HHRMA merupakan wadah para manajer HRD dari hotel-hotel berbintang dan apartemen seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dan misi dari berbagai pemimpin Departemen HRD. Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI MPI merupakan forum dialog pariwisata FDP untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya dan berpusat di Jakarta. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI PUTRI merupakan asosiasi yang menghimpun para pengelola obyek dan daya tarik wisata dengan menyandang misi sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan pengabdian profesi dalam upaya membantu pemerintah mengembangkan kepariwisatan. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI PHRI merupakan organisasi perusahaan yang beranggotakan pengusaha hotel, restoran, jasa pangan, jasa boga,dan lembaga pendidikan pariwisata yang berorientasi pada pembangunan dan peningkatan kepariwisataan. Lembaga Pemerintah Kementerian Pariwisata sebuah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah pusat yang menetapkan kebijakan dan peraturan pemerintah tentang pengembangan pariwisata di Indonesia seperti Sapta pesona Wisata. Dinas Pariwisata Daerah Diparda merupakan badan pemerintah daerah propinsi/kabupaten yang langsung di bawah komando gubernur, walikota dan bupati untuk mengelola dan mempromosikan pariwisata masing-masing daerah. Info Wisatasiana lainnya 3 Langkah Awal Menjalankan Bisnis Tiket Pesawat sumber sumber Organisasi Kepariwisataan Indonesia Organisasi Pariwisata Regional Organisasi pariwisata regional adalah organisasi kepariwisataan yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja, seperti Asean, Asia, Eropa, dan lain sebagainya. Tujuan utama untuk mengembangkan, mempromosikan dan melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan tersebut. Antara lin Pacific Area Travel Association PATA wilayah kawasan Asia dan Pasifik. European Travel Commission ETC pariwisata negara Eropa National Tourism Organisation. Asean Tourism Association ASEANTA ASEAN Permanent Committee on Tourism ASEAN PCT ASEAN Hotel and Restaurant Association AHRA Indonesia Malaysia and Thailand Growth Triangle IMT-GT Brunei Indonesia Malaysia and the Philippines East ASEAN Growth Area BIMP-EAGE. Organisasi Pariwisata Internasional European Travel Commission ETC ETC berdiri sejak 1948 dan berkantor pusat di kota Brussel, Belgia, dengan tujuan organisasi untuk mendatangkan wisatawan dari negara lain ke Eropa. Federation Aviation Administration FAA FAA merupakan organisasi yang mengurus keselamatan dan efisiensi penerbangan di bawah naungan departemen transportasi dari negara Amerika Serikat. International Air Transport Association IATA IATA merupakan organisasi seluruh perusahaan penerbangan internasional dengan tujuan utama menyederhanakan dan memperlancar arus orang dan barang dari satu jalur penerbangan ke jalur penerbangan lain di suatu negara. Info Wisatasiana lainnya Tips Memilih Bus Pariwisata yang Nyaman dan Aman International Civil Aviation Organisation ICAO ICAO merupakan organisasi pemerintahan untuk mempromosikan penerbangan sipilinternasional terkait dengan masalah keselamatan penerbangan. Internasional Congress and Convention Association ICCA ICCA merupakan asosiasi profesi yang berskala internasional yang secara khusus menitik beratkan tujuannya kepada pengembangan dan pembinaan pengelola kongres, konvensi dan ekshibisi. Pacific Area Travel Association PATA PATA merupakan organisasi nonprofit yang bertujuan untuk mengembangkan, mempromosikan dan melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan Pasifik. Universal Federation of Travel Agent Association UFTAA UFTAA merupakan organisasi dari Perhimpunan Biro-biro Perjalanan yang bertujuan untuk memberikan perlindungan, memberikan bantuan moral, material, keahlian dan teknik kepada biro-biro perjalanan agardapat memperoleh kedudukan yang layak di kalangan industri pariwisata dunia. World Tourism Organisation WTO WTO merupakan organisasi priwisata di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB sebagai badan intergovernment dan menangani isu-isu kepariwisataan global dan promosi. World Traveland Tourism Council WTTC WTTC merupakan koalisi global yang bertujuan bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat strategi pengembangan ekonomi dan diprioritaskan kepada penciptaan sumber daya manusia dibidang pariwisata. sumber Organisasi Pariwisata Internasional Organisasi Pariwisata Nasional dan Internasional Nama Organisasi Pariwisata Organisasi Pariwisata Internasional Organisasi Pariwisata Nasional Indonesia Organisasi Pariwisata Regional referensi
.
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/346
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/71
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/198
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/293
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/3
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/496
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/92
  • ioq7k4hm5n.pages.dev/175
  • jelaskan dan sebutkan tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia