Sehingga dapat diketahui kalau panjang tali adalah sebesar 100 cm dan tinggi Kumamon adalah 170 cm. Perlu kamu ketahui kalau metode gabungan ini merupakan metode yang paling banyak dipakai untuk menyelesaikan masalah SPLDV. Nah, kalau kamu perhatikan, dari keempat metode penyelesaian SPLDV di atas, akan diperoleh hasil yang sama. Jadi, bebas
Artikel Matematika kelas X ini akan menjelaskan cara untuk menyelesaikan bentuk persamaan dan pertidaksamaan eksponen disertai dengan beberapa contoh soalnya. β Squad, dalam mempelajari matematika, mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan cara menyelesaikan bentuk persamaan maupun pertidaksamaan, ya. Mulai dari cara menyelesaikan persamaan atau pertidaksamaan linear, persamaan atau pertidaksamaan kuadrat, persamaan atau pertidaksamaan trigonometri, dan masih banyak lagi. Sebenarnya, hal yang membedakan antara bentuk persamaan dengan pertidaksamaan hanya terletak pada tanda penghubungnya saja, nih. Kalau persamaan dihubungkan dengan tanda β=β, sedangkan pertidaksamaan dihubungkan dengan tanda β, β€, β₯, atau β β. βBerbeda tanda penghubungnya, tentu berbeda pula nama dan cara penyelesaiannya.β Nah, pada artikel kali ini, kamu akan mempelajari bagaimana cara menyelesaikan persamaan maupun pertidaksamaan eksponen. Wow, penasaran nggak sih gimana caranya? Yuk, langsung saja kita simak! Kita mulai dari persamaan eksponen dulu, ya. Menurut definisinya, persamaan eksponen adalah persamaan yang pangkatnya atau bilangan pokok basis dan pangkatnya memuat suatu variabel. Hah? hah? gimana? gimana? sumber Oke, supaya kamu nggak bingung, coba kamu perhatikan dua contoh di bawah ini, deh. Contoh persamaan eksponen 32x-3 = 81x+5 β persamaan eksponen dengan pangkat mengandung variabel x 2x β 5x = 2x β 53x-4 β persamaan eksponen dengan basis dan pangkat mengandung variabel x Jadi, dalam persamaan eksponen itu, bisa pangkatnya saja yang mengandung variabel atau bisa juga basis dan pangkatnya yang mengandung variabel. Variabel ini dilambangkan dengan huruf, bisa dari a sampai dengan z. Tapi, pada umumnya, lambang variabel yang sering digunakan di soal adalah huruf x. Gimana? Sekarang, sudah kebayang kan bentuk persamaan eksponen itu seperti apa? Lalu, bagaimana cara menyelesaikannya? Penyelesaian persamaan eksponen merupakan himpunan semua nilai x yang memenuhi persamaan eksponen tersebut, atau bisa juga kita sebut sebagai himpunan penyelesaian. Nah, cara menyelesaikan persamaan eksponen itu berbeda-beda Squad, tergantung bentuk persamaannya. Dua contoh persamaan di atas tadi adalah dua dari beberapa bentuk persamaan eksponen yang ada. Artinya, masih ada bentuk-bentuk persamaan eksponen yang lain dan setiap persamaan memiliki cara penyelesaiannya sendiri. Tapi, kamu nggak perlu khawatir, artikel ini telah merangkum semua bentuk persamaan eksponen beserta cara penyelesaiannya, lho. Oleh karena itu, simak terus ya. Perlu kamu ketahui, persamaan eksponen terbagi menjadi dua jenis, yaitu persamaan eksponen sederhana dan persamaan eksponen tidak sederhana. Kira-kira, apa sih bedanya persamaan yang sederhana dan tidak sederhana ini? Yuk, kita lihat penjabarannya pada gambar berikut. Kamu dapat perhatikan, bentuk umum persamaan eksponen tidak sederhana adalah persamaan kuadrat, sehingga penyelesaian bentuk persamaan ini sedikit lebih rumit dibandingkan dengan persamaan eksponen sederhana. Oke, supaya kamu nggak semakin bingung, kita coba kerjakan beberapa contoh soal di bawah ini, ya. Contoh soal Tentukanlah himpunan penyelesaian dari soal berikut ini 33x-2 = 81 22x+1 β 2x β 6 = 0 Penyelesaian Soal nomor 1 merupakan bentuk persamaan eksponen sederhana. Kalau kamu perhatikan dari bentuk persamaannya, kira-kira mirip dengan persamaan eksponen nomor berapa, ya? Yap, tepat, mirip dengan bentuk persamaan eksponen nomor 2. Jadi, himpunan penyelesaian soal nomor 1 dapat dicari dengan menyamakan pangkat ruas kiri dengan ruas kanan. Sehingga, penyelesaiannya akan menjadi seperti berikut Selanjutnya, kita samakan basis antara ruas kiri dengan ruas kanan. Karena basis pada ruas kiri adalah 3, maka kita ubah 81 menjadi 34. Jadi, himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen tersebut adalah x = 2. Mudah ya, Squad? Kalau gitu, kita lanjut ke soal berikutnya. Soal nomor 2 merupakan bentuk persamaan eksponen tidak sederhana karena kalau kita uraikan akan membentuk persamaan kuadrat. Langkah penyelesaian soal nomor 2 ini dapat kamu lihat pada penjelasan berikut Untuk menguraikan pangkat persamaan tersebut, kita gunakan sifat-sifat eksponen ya, Squad. Kemudian, setelah kita dapatkan nilai y, kita ubah kembali ke bentuk 2x, sehingga Jadi, himpunan penyelesaian dari persamaan eksponen tersebut adalah x = 1. Sampai sini ada pertanyaan? Tenang, bagi kamu yang punya banyak pertanyaan, silahkan tulis pertanyaanmu di kolom komentar. Oke? Sekarang, kita lanjut ke materi berikutnya ya, yaitu pertidaksamaan eksponen. Masih kuat, kan? Nah, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hal yang membedakan bentuk persamaan dengan bentuk pertidaksamaan adalah tanda penghubungnya saja. Jadi sebenarnya, bentuk-bentuk persamaan eksponen yang sudah dijabarkan di atas tadi juga merupakan bentuk pertidaksamaan eksponen, Squad. Tapi, tanda penghubungnya berubah menjadi β, β€, β₯, atau β β. Lalu, apakah solusi penyelesaiannya juga sama? Oh tentu saja sama. Hanya ada satu hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum mengerjakan pertidaksamaan eksponen. Apakah itu? Letβs check the picture below! Jadi, yang perlu kamu perhatikan adalah nilai basisya. Intinya, kalau basisnya > 1, maka tanda pertidaksamaannya tetap. Sebaliknya, kalau basisnya pecahan 01, maka tanda pertidaksamaannya berubah, misalnya dari ββ, atau ββ€β jadi ββ₯β, atau sebaliknya. Oke, supaya kamu semakin paham, di bawah ini ada contoh soal pertidaksamaan eksponen. Kita kerjakan sama-sama, ya. Contoh soal Tentukan penyelesaian dari pertidaksamaan 22x+3 > 8x-5! Penyelesaian Ingat! Karena kita ingin menyelesaikan bentuk pertidaksamaan eksponen, maka hal yang perlu kamu perhatikan lebih dulu adalah nilai basisnya, apakah bernilai lebih dari 1 atau antara 0 sampai 1. Jika kita uraikan soalnya terlebih dahulu, maka diperoleh nilai basisnya, yaitu 2. Sehingga, tanda pertidaksamaannya tetap. Penjelasan lebih lengkapnya bisa kamu lihat di bawah ini Jadi, himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan eksponen tersebut adalah x < 18. Squad, kamu tahu nggak, sih? Sebenarnya, kunci agar pandai dalam matematika itu hanya ada dua, lho. Pertama, kamu harus paham dengan rumusnya. Ingat! hafal sama paham itu beda, ya. Setelah itu, kamu juga harus banyak berlatih soal. Gunanya apa, sih? Latihan soal ternyata penting banget lho untuk mengasah analisa berpikir kamu. Semakin banyak jenis dan tipe soal yang kamu kerjakan, tanpa sadar kemampuanmu dalam mengerjakan soal juga ikut meningkat. Kalau kamu merasa bosan mengerjakan soal sendiri, yuk gabung aja di ruangbelajar. Memahami materi pelajaran jadi lebih mudah dengan mengikuti misi bersama para Master Teacher yang keren! Sumber referensi Kurnia N, Sharma Saputra S. E,2016 Jelajah Matematika SMA Kelas X Peminatan MIPA. JakartaYudhistira Artikel diperbarui 25 Januari 2021 persamaan19. Nilai adalah1Lihat jawabanIklanIklan Arkan5283Arkan5283Mapel MatematikaBab Sistem Persamaan Linear Satu VariabelDiketahui kDitanya Nilai .. Penyelesaian Nilai atau Hai adik-adik ajar hitung, kembali lagi dengan materi baru.. hari ini kita mau latihan soal tentang sistem persamaan liner dua variabel atau biasa kita singkat SPLDV. Tanpa perlu berlama-lama yuk kita mulai..1. Variabel dari persamaan 2x + 3y β 10 = 0 adalah...a. x dan yb. xc. yd. 0Jawabpersamaan 2x + 3y β 10 = 0 memiliki 2 variabel, yaitu x dan yang tepat Jika digambarkan pada bidang cartesius, himpunan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel berupa...a. Garis lurusb. Sebuah titikc. Sebuah elipsd. ParabolaJawabJika digambarkan pada bidang cartesius, himpunan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel berupa yang tepat Persamaan berikut yang merupakan persamaan linear dua variabel adalah...a. 8a β b = 7b. 4 + b = 8c. 2 β 3x = 1d. x2 + 2x = 8JawabPilihan A merupakan persamaan linear 2 variabel. Dengan variabel a dan yang tepat Diketahui persamaan linear dua variabel 6p β 5q = 11. Jika nilai p adalah 6, maka nilai q adalah...a. 6b. 5c. 4d. 3Jawab6p β 5q = 11, ganti p dengan 666 β 5q = 1136 β 5q = 11-5q = 11 β 36-5q = -25q = -25/-5q = 5Jawaban yang tepat Jika penyelesaian dari 5x β y = 8 dan 2x +3y = 27 adalah p, q, maka nilai dari 2p β q sama dengan ...a. -3b. -1c. 1d. 3Jawab 17 x = 51 x = 51/17 x = 3Subtitusikan x = 3 pada persamaan 5x β y = 85x β y = 853 β y = 815 β y = 8-y = 8 β 15-y = -7y = 7Maka nilai p = x = 3 Nilai q = y = 7Sehingga nilai 2p β q = 23 β 7 = 6 β 7 = -1Jawaban yang tepat Jika digambarkan dalam bidang cartesius, himpunan penyelesaian dari x + 2y = 2 dengan x Ο΅ {1, 2, 3} dan y Ο΅ bilangan asli adalah...Jawabx + 2y = 2 kita ubah x dengan 1, 2, dan 3untuk x = 1 maka 1 + 2y = 2 2y = 2 β 1 2y = 1 y = Β½ maka titiknya adalah 1, Β½ untuk x = 2 maka 2 + 2y = 2 2y = 2 β 2 2y = 0 y = 0 maka titiknya adalah 2, 0 untuk x = 3 maka 1 + 2y = 2 2y = 2 β 3 2y = -1 y = - Β½ maka titiknya adalah 1, - Β½ Maka, kita gambarkan ketiga titik di atas menjadiJawaban yang tepat Himpunan penyelesaian dari sistem persamaan x β 2y = 7 dan -3x + 3y = -15 adalah..a. {2, 3}b. {-2, 3}c. {-3, 2}d. {3, -2}Jawab -3y = 6 y = 6/-3 y = -2Subtitusikan y = -2 ke dalam persamaan x β 2y = 7x β 2y = 7x β 2-2 = 7x + 4 = 7x = 7 - 4x = 3Maka himpunan persamaannya = {3, -2}Jawaban yang tepat Suatu bilangan cacah jika dikalikan 5 kemudian hasilnya ditambah 25, maka diperoleh 55. Bilangan tersebut adalah...a. 4b. 5c. 6d. 7JawabMisal bilangan cacah itu A, makaA x 5 + 25 = 555A + 25 = 555A = 55 β 255A = 30A = 30/5A = 6Jadi, bilangan tersebut adalah yang tepat Himpunan penyelesaian dari adalah...a. {1,2}b. {-3, 6}c. {-5, 2}d. {1, 3}Jawab6x = -18x = -18/6x = -3Subtitusikan x = -3 dalam persamaan x + 2y = 9x+ 2y = 9-3+ 2y = 92y = 9 + 32y = 12y = 12/2y = 6Maka himpunan persamaannya adalah = {-3, 6}Jawaban yang tepat Jika x dan y merupakan penyelesaian dari maka nilai x + y adalah...a. 14b. 12c. 4d. 2 Jawab kalikan semua sisi dengan 6 KPK dari penyebut 2 dan 33x + 2y = 36 ..... persamaan i kalikan semua sisi dengan 4 KPK dari penyebut 4 dan 23x β 2y = 12 .... persamaan iiSelanjutnya baru hitung persamaan i dan ii 4y = 24 y = 24/4 y = 6Subtitusikan y = 6 pada persamaan 3x + 2y = 363x + 2y = 363x + 26 = 363x = 36 β 123x = 24x = 24/3x = 8Maka nilai x + y = 8 + 6 = 14Jawaban yang tepat Jika x, y merupakan penyelesaian dari maka nilai x . y adalah...a. -4b. 3c. 9d. 16Jawab 34 y = 136 y = 136/34 y = 4Subtitusikan y = 4 pada persamaan 5x + 3y = 75x + 3y = 75x + 34 = 75x + 12 = 75x = 7 β 125x = -5x = -5/5x = -1Maka nilai x . y = -1 . 4 = -4Jawaban yang tepat Sebuah persegi panjang diketahui selisih panang dan lebarnya 12 m. Jika kelilingnya tidak lebih dari 400 m, maka lebarnya tidak lebih dari....a. 94 meterb. 90 meterc. 84 meterd. 72 meterJawabMisal panjang = p dan lebar = lp β l = 12 maka p = 12 + lK β€ 400 m2p + l β€ 4002 12 + l + l β€ 4002 12 + 2 l β€ 40024 + 4 l β€ 4004 l β€ 400 β 244 l β€ 376l β€ 376 4l β€ 94Jawaban yang tepat Sebuah bilangan terdiri atas dua angka. Jumlah kedua angkanya 9. Nilai bilangan tersebut sama dengan 6 kali angka pertama ditambah dengan 15. Bilangan tersebut adalah...a. 18b. 27c. 72d. 63JawabMisal dua angka tersebut A dan B. Maka bilangan itu adalah + B = 9AB = 6A + 15Pilihan A, 18 β 61 + 15 salahPilihan B, 27 = 62 + 15 Jawaban yang tepat Daerah himpunan penyelesaian dari berbentuk...a. Segitigab. Segi empatc. Segi limad. Segi enamJawabLangkah pertama tentukan titik-titik x, y- Garis 8x + 3y β₯ 24 x = 0 maka 80 + 3y = 24 3y = 24 y = 24 3 y = 8 sehingga titik yang kita gambar = 0, 8 y = 0 maka 8x + 30 = 24 8x = 24 x = 24 8 x = 3 sehingga titik yang kita gambar = 3, 0- Garis 4x + 9y β€ 36 x = 0 maka 40 + 9y = 36 9y = 36 y = 36 9 y = 4 sehingga titik yang kita gambar = 0, 4 y = 0 maka 4x + 90 = 36 4x = 36 x = 36 4 x = 9 sehingga titik yang kita gambar = 9, 0Selanjutnya kita gambarkan daerah hasil dari HP atau himpunan penyelesaian daerah yang diarsir berbentuk yang tepat Himpunan penyelesaian dari adalah...a. {-2, 8}b. {-2, -8}c. {8, -12}d. {8, 2}Jawab -7x = 14 x = 14 -7 x = -2Subtitusikan x = -2 pada persamaan -5x + y = 2-5x + y = 2-5 -2 + y = 210 + y = 2y = 2 β 10y = -8Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {-2, -8}Jawaban yang tepat Jika diketahui sistem persamaan linear maka nilai 5x β 6y adalah...a. 6b. 5c. 4d. 3Jawab -13y = -13 y = -13 -13 y = 1Subtitusikan y = 1 pada persamaan x β 3y = -1x β 3y = -1x β 3 1 = -1x β 3 = -1x = -1 + 3x = 2Jadi, nilai 5x β 6y = 5 2 β 6 1 = 10 β 6 = 4Jawaban yang tepat Jika x dan y memenuhi sistem persamaan maka nilai dari 1/x+y adalah...a. -3/2b. 5/6c. 6/5d. 6Jawab 10x = 5 x = 5/10 x = Β½ Subtitusikan x = Β½ pada persamaan -3y = 1y = - 1/3Maka nilai dari Jawaban yang tepat Jika x, y himpunan penyelesaian dari maka nilai x + y adalah...a. 2b. 4c. 8d. 10Jawab -4y = -12 y = -12 -4 y = 3Subtitusikan y = 3 dalam persamaan x + 3y = 16x + 3y = 16x + 33 = 16x + 9 = 16x = 16 β 9x = 7Maka nilai x + y = 7 + 3 = 10Jawaban yang tepat Jika x dan y memenuhi sistem persamaan maka nilai dari x + y adalah...a. 0b. 1c. 2d. 3Jawab 7x = 14 x = 14 7 x = 2Subtitusikan x = 2 pada persamaan 2x β y = 52x β y = 522 β y = 54 β y = 5-y = 5 β 4-y = 1y = -1Maka nilai dari x + y = 2 + -1 = 1Jawaban yang tepat Alif membeli 3 buku dan 5 bolpoint. Alif harus membayar Tia membayar untuk membeli 8 buku dan 4 bolpoint. Uang yang harus dibayar oleh Didi jika ia membeli 10 buku dan 5 bolpoin adalah...a. buku = x Bolpoint = y -28 x = x = -28 x = x = dalam persamaan 3x + 5y = + 5y = + 5y = + 5y = = β = = 5y = nilai 10x + 5y = 10 + 5 = + = Uang yang harus dibayar oleh Didi jika ia membeli 10 buku dan 5 bolpoin adalah yang tepat Dua tahun yang lalu umur Pak Ali enam kali umur Imran. Delapan belas tahun kemudian umur beliau akan menjadi dua kali umur Imran. Maka umur Pak Ali dan umur Imran sekarang berturut-turut...a. 32 tahun dan 7 tahunb. 40 tahun dan 15 tahunc. 35 tahun dan 10 tahund. 37 tahun dan 13 tahunJawabMisal umur Pak Ali saat ini = A Umur Imran saat ini = BA β 2 = 6 B β 2A β 2 = 6B β 12A β 6B = -12 + 2A β 6B = -10 ... persamaan iA + 18 = 2 B + 18A + 18 = 2B + 36A β 2B = 36 β 18A β 2B = 18 .... persamaan iiSelanjutnya selesaikan persamaan i dan ii-4B = -28B = -28 -4B = 7Subtitusikan B = 7 ke dalam persamaan A β 6B = -10A β 6B = -10A β 67 = -10A β 42 = -10A = -10 + 42A = 32Jadi, umur pak Ali sekarang = 32 tahun dan umur Imran sekarang = 7 yang tepat Garis ax + y = 5 dan ax β by = 9 saling berpotongan di titik 2, 1, maka ab sama dengan ...a. -10b. 9c. 9d. 10JawabKedua garis saling berpotongan di titik 2, 1, maka nanti x diganti dengan 2 dan y diganti dengan + y = 5a2 + 1 = 52a + 1 = 52a = 5 β 12a = 4a = 4 2a = 2Subtitusikan 2, 1 dan a = 2 pada persamaan ax β by = β b1 = 94 β b = 9-b = 9 β 4-b = 5b = -5Maka nilai a . b = 2 . -5 = -10Jawaban yang tepat Diketahui 3x + 4y = 7 dan -2x + 3y = -16, maka nilai 2x β 7y adalah...a. -24b. -4c. 4d. 24Jawab 17y = -34 y = -34 17 y = -2Subtitusikan y = -2 dalam persamaan 3x + 4y = 73x + 4y = 73x + 4-2 = 73x β 8 = 73x = 7 + 83x = 15x = 15 3x = 5Maka nilai dari 2x β 7y = 25 β 7-2 = 10 + 14 = 24Jawaban yang tepat Harga dua baju dan satu kaos sedangkan harga satu baju dan tiga kaos Harga tiga baju dan dua kaos adalah...a. baju = x Kaos = y -5y = y = -5 y = y = pada persamaan 2x + y = + y = + = = β = = 2x = nilai dari 3x + 2y = 3 + 2 = + = Harga tiga baju dan dua kaos adalah yang tepat Seorang pedagang buah menjual 8 buah mangga dan 12 buah apel dengan harga Kemudian ia menjual lagi 16 buah mangga dan 8 apel dengan harga Harga satu mangga dan satu apel masing-masing...a. Mangga dan apel Mangga dan apel Mangga dan apel Mangga dan apel mangga = x Apel = y 16y = y = 16 y = y = dalam persamaan 8x + 12y = + 12y = + 12 = + = = β = = 8x = harga 1 mangga = dan harga 1 apel = yang tepat disini ya adik-adik.. sampai bertemu di pembahasan soal yang akan datang.. selamat belajar... Persamaan(4.2) didapt dari (4.1) dengan Dx = Dy = 1/g, G = 0 dan Q = 2 . Variabel adalah fungsi tegangan (stress function) dan tegangan-tegangan geser (shear stresses) didalam penampang merupakan turunan dari terhadap x dan y. Selain masalah torsi, persamaan (4.1) dapat juga digunakan padaSUSUNANKEGIATAN BELAJAR Modul 7 ini terdiri dari dua kegiatan belajar. Kegiatan Belajar pertama adalah Persamaan Diphantine Linier, dan Kegiatan Belajar kedua adalah Persamaan Diophantine Non Linier. Setiap kegiatan be;lajar memuat Uraian, Contoh/Bukan Contoh, Tugas dan Latihan, Rambu-Rambu Jawaban Tugas dan Latihan, Rangkuman, dan Tes Formatif.
Pada artikel Matematika kelas VIII kali ini, kamu akan mempelajari tentang cara menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel SPLDV. β Tu, wa, yah malah nyangkut! sumber Lihat! Ada yang sedang berolahraga! Kumamon si maskot beruang lucu asal Jepang ini sepertinya ingin melakukan lompat tali, ya. Tapi, sayangnya, tali yang digunakan terlalu pendek, nih. Jadi, nyangkut deh di tubuh gembulnya Kumamon. Kamu tahu nggak, nih. Ternyata, masalah Kumamon ini bisa diselesaikan dengan menggunakan Matematika, lho, yaitu dengan penyelesaian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel SPLDV. Nah, untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan SPLDV ini, kita harus melewati langkah-langkahnya dulu. Jadi, nggak bisa asal-asalan dalam menentukan solusinya. Mau tahu apa saja langkah-langkahnya? Yuk, simak penjelasannya pada artikel berikut ini! Sistem Persamaan Linear Dua Variabel SPLDV Oh iya, sebelum itu, kita ketahui dulu yuk, apa itu SPLDV. Di kelas VII, tentunya, kamu sudah mempelajari materi tentang Persamaan Linear Satu Variabel PLSV, ya. Selain ada PLSV, ada juga yang namanya Persamaan Linear Dua Variabel PLDV, nih. Lalu, apa sih bedanya PLSV dengan PLDV? Bedanya, kalau PLSV, persamaannya hanya memiliki satu variabel saja, sedangkan PLDV, persamaannya memiliki dua variabel. Nah, variabel-variabel ini hanya memiliki pangkat atau derajat bernilai satu. Kamu bingung nggak, nih? Kalau bingung, yuk, coba perhatikan contoh di bawah ini! Bagaimana, sudah paham kan letak perbedaannya? Apabila terdapat dua atau lebih PLDV yang memiliki hubungan satu sama lain dan memiliki satu buah penyelesaian, maka itulah yang dinamakan dengan SPLDV. Bentuk umum SPLDV adalah sebagai berikut SPLDV ini biasanya digunakan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang membutuhkan penggunaan Matematika, seperti menentukan harga suatu barang, mencari keuntungan penjualan, sampai menentukan ukuran suatu benda seperti masalah Kumamon di atas, lho. Oh iya, seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, terdapat langkah-langkah tertentu untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan SPLDV, yaitu Mengganti setiap besaran yang ada di masalah tersebut dengan variabel biasanya dilambangkan dengan huruf atau simbol. Membuat model Matematika dari masalah tersebut. Model Matematika ini dirumuskan mengikuti bentuk umum SPLDV. Mencari solusi dari model permasalahan tersebut dengan menggunakan metode penyelesaian SPLDV. Nah, karena kamu sudah tahu apa saja langkah-langkahnya, sekarang, ayo kita bantu selesaikan masalah Kumamon! Penyelesaian Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengganti semua besaran yang ada di dalam soal dengan variabel. Kita misalkan x = panjang tali dalam cm dan y = tinggi badan dalam cm Lalu, kita buat model Matematika dari permasalahan tersebut. Panjang tali 70 cm lebih pendek dari tinggi Kumamon β x = y β 70 atau -x + y = 70 Dua kali panjang tali 30 cm lebih panjang dari tinggi Kumamon β 2x = 30 + y atau 2x β y = 30 Sehingga, diperoleh model Matematika-nya sebagai berikut Persamaan I -x + y = 70 Persamaan II 2x β y = 30 Sampai di sini kamu paham, kan? Nah, langkah selanjutnya, kita akan mencari nilai x dan y sebagai solusi dari masalah di atas dengan menggunakan metode penyelesaian SPLDV. Ternyata, metode penyelesaian SPLDV ini nggak hanya satu saja, melainkan ada empat macam metode penyelesaian yang akan dibahas di bawah ini. So, simak terus, ya! Metode Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Dua Variabel SPLDV Terdapat 4 metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan SPLDV, yaitu 1. Metode grafik Pada metode grafik, kita akan menggambar grafik dari dua buah persamaan yang telah kita buat pada langkah sebelumnya. Cara yang paling mudah untuk menggambar grafik adalah dengan mencari titik potong terhadap sumbu x dan sumbu y. Berdasarkan contoh di atas, kita dapat menentukan titik potong dari masing-masing persamaan sebagai berikut Sehingga, diperoleh titik potong dari kedua garis yaitu x,y = 100,170. Sebelumnya, kita telah memisalkan panjang tali dengan variabel x dan tinggi Kumamon dengan variabel y. Jadi, sudah dapat ditentukan nih berapa panjang tali dan juga tinggi si Kumamon itu. Yap! Jawabannya adalah 100 cm untuk panjang tali dan 170 cm untuk tinggi Kumamon. Bagaimana, mudah, kan? Metode grafik ini biasanya berguna jika nilai koefisien dan nilai konstanta dari persamaannya bukan merupakan bilangan bulat, sehingga lebih baik digambar untuk memudahkan mencari nilai x dan y nya. 2. Metode eliminasi Metode yang kedua adalah metode eliminasi. Metode ini bertujuan untuk mengeliminasi menghilangkan salah satu variabel, sehingga nilai variabel lainnya bisa diketahui. Caranya dapat kamu lihat pada contoh di bawah ini. Berdasarkan metode eliminasi, diperoleh nilai x = 100 dan y = 170. Jadi, dapat diketahui kalau panjang tali adalah 100 cm dan tinggi badan Kumamon adalah 170 cm. Sampai sini, menurut kamu, lebih mudah pakai metode yang mana, nih? Heheβ¦ 3. Metode substitusi Metode substitusi bertujuan untuk mengganti nilai suatu variabel pada suatu persamaan dari persamaan lainnya. Hah?! Gimana, gimana? Tenang, kalau bingung, caranya dapat kamu lihat ada contoh berikut ini Berdasarkan metode substitusi, diperoleh nilai x = 100 dan y = 170. Jadi, dapat diketahui kalau tinggi badan Kumamon adalah sebesar 170 cm dan tali yang dipakai Kumamon untuk bermain lompat tali adalah 100 cm. 4. Metode gabungan Metode ini merupakan gabungan dari metode eliminasi dan substitusi. Caranya, kamu dapat menggunakan metode eliminasi untuk mencari nilai x terlebih dahulu, kemudian ganti variabel x dengan nilai x yang sudah diperoleh dengan menggunakan metode substitusi untuk memperoleh nilai y. Atau sebaliknya, ya. Paham, nggak? Yuk, kita simak baik-baik caranya pada contoh di bawah ini! Berdasarkan metode gabungan, diperoleh nilai x = 100 dan y = 170. Sehingga, dapat diketahui kalau panjang tali adalah sebesar 100 cm dan tinggi Kumamon adalah 170 cm. Perlu kamu ketahui kalau metode gabungan ini merupakan metode yang paling banyak dipakai untuk menyelesaikan masalah SPLDV. Nah, kalau kamu perhatikan, dari keempat metode penyelesaian SPLDV di atas, akan diperoleh hasil yang sama. Jadi, bebas sebenarnya mau pakai metode yang mana saja. Meskipun begitu, kamu harus tetap menguasai keempat-empatnya, ya. Selanjutnya, kita akan mencari tahu berapa panjang tali yang diperlukan agar Kumamon dapat bermain lompat tali tanpa harus tersangkut di tubuh gemoynya. Jika kamu membaca kembali contoh soal di atas, maka dapat diketahui kalau setidaknya, tali tersebut harus dua kali lebih panjang dari ukuran sebelumnya 2x. Jadi, sudah dapat kita ketahui ya, kalau panjang tali yang diperlukan agar tidak tersangkut di tubuh gemoy Kumamon adalah 2x = 2100 = 200 cm. Baca juga Cara Mencari Kemiringan Gradien pada Garis Lurus Oke, apa tanggapanmu setelah mempelajari keempat metode penyelesaian SPLDV di atas? Easy bukan? Meskipun kelihatannya panjang dan rumit, tapi jika kamu memperbanyak latihan soal, pasti akan mudah, kok. Oh iya, bagi kamu yang masih bingung dengan materi ini, jangan ragu untuk tuliskan pertanyaanmu di kolom komentar, ya. Kamu juga bisa lho mempelajari materi ini dalam bentuk video menarik bareng Master Teacher yang asik lewat ruangbelajar. Belajar jadi mudah dan pastinya banyak latihan soal yang bikin kamu antiremed! Referensi Asβari Tohir M, Valentino E, Imron Z, Taufiq I. 2017 Matematika SMP/MTs Kelas VIII Semester 1. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumber foto GIF Kumamon Loncatβ [Daring]. Tautan Diakses 23 Desember 2020 Artikel diperbarui pada 11 November 2021.
PersamaanGaris Singgung pada Lingkaran a) Garis singgung lingkaran dengan gradien tertentu Misalkan diketahui bahwa garis singgung ter (i) Untuk lingkaran x2 + y2 = r2 Persamaan Garis Singgung, 1+Β±=mrmxy 2 (ii) Untuk lingkaran (x β a)2 + (y β22 b) = r Persamaan Garis Singgung, ()12+Β±β=βmraxmby b) Mis lkan titik (x , y ) terletak pada
Mahasiswa/Alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung11 Maret 2022 1344Halo Ryan, kakak bantu jawab ya. Jawaban -7 Konsep Persamaan linear satu variabel 1. Sederhanakan terlebih dahulu operasi yang ada. Berlaku juga pada operasi bertanda kurung. 2. Gabungkan suku yang mengandung variabel ke dalam satu ruas. 3. Menambahkan atau mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama. 4. Mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan positif yang sama. Pembahasan diketahui k merupakan penyelesaian dari persamaan 4-3x+6=32x-5+3 Ditanya k - 9? Jawab 4-3x+6=32x-5+3 -12x + 24 = 6x - 15 + 3 -12x + 24 = 6x - 12 -12x - 6x = -12 - 24 -18x = -36 x = -36/-18 x = 2 Sehingga x = k = 2, maka k - 9 = 2 - 9 = -7. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah -7. .